Elemen Masyarakat Pertanyakan Dugaan Tindak Pidana KKN APBD Magetan Tahun 2015 – 2018

Spread the love

MAGETAN | NUANSAREALITANEWS.COM – Elemen Masyarakat Magetan yang salah satunya Lembabaga Perlindungan Konsumen Swadaya Masyarakat Patriot yang Bersekretariat di Jalan Patimura Nomor 22 Kelurahan Selosari, Kecamatan Selosari, Kabupaten Magetan, Jawa Timur mempertanyakan Dugaan KKN pada APBD Kabupaten Magetan Tahun 2015 s/d 2018 yang dilaporkan LPKNI terkait Dugaan Penyimpangan, menyalah gunakan Wewenang, Kecurangan baik tehnik maupun non Tehnik dan bahkan ada Indikasi tindak Pidana KKN pada APBD Kabupaten Magetan senilai Pagu pada Proyek Rp. 62.203.035 .597,00 dan paling tidak berdasarkan para pemenang Tender proyek pada Pos Pembangunan Jalan Propinsi di wilayah Kecamatan Sukomoro Kabupaten Magetan, sebesar Rp. 52.731.654.000,00;kepada Kapolda Cq Direskrimsus Polda Jawa Timur bebrapa waktu lalu

Dikatakan Noorman Pimpinan LPKSM Patriot hasil temuan dilapangan mengenai kegiatan dan pelaksanaan Dana APBD Kabupaten Magetan Propinsi Jawa Timur T.A 2015 di Satker Pelaksanaan jalan nasional di Kabupaten Magetan provinsi Jawa Timur yang mana diindikasikan adanya dugaan kejahatan KKN, Gratifikasi maupun Pengelapan Keuangan Negara dengan perbuatan melawan hukum, yakni berupa penyelewengan pelaksanaan dan dari sisi kwantitas maupun kwalitas dan pekerjaan yang tidak mengedepankan standar keteknisan yang ada di dalam DPU Bina Marga Kabupaten Magetan Prpinsi Jawa Timur , hal ini menurut Noorman Susanto mengakibatkan terjadi kerugian Negara yang berdampak kepada perekonomian Negara.

Masih menurut sumber yang sama Temuan Bukti Lelang Pembangunan Twin Rood dan Keterangan dari Beberapa nara sumber yang berkompeten, Tahun 2015,Tahun 2016, Tahun 2017, dan Tahun 2018 dan perincian Keterangan dari Nara sumber yang berkompeten.

UNSUR MASALAH PERTAMA DALAM LAPORAN INI :Penyimpangan, Penggunaan APBD Magetan yang tanpa sharing dengan APBD Propinsi Jawa Timur dan atau Kata lain Penyimpangan APBD Kabupaten Magetan digunakan untuk membiayai Program yang menjadi Kewenangan APBD Propinsi Jawa Timur yang kurang lebih Nilai Pagu berjumlah Rp. 62.203.035 .597,00, yang berdasarkan Nilai Penawaran Sejumlah 52.731.654.000,00 yang diperuntukkan :
Temuan Pada Tahun 2015 pelaksanaan pembangunan/ pemben tukan badan Jalan di Sukomoro sepanjang 1 km, Dengan anggaran Nilai Pagu Paket 11.171.818.883,00, dan Nilai HPS Paket sebesar Rp. 11.065.436.000,00 (Sebelas miliar enam puluh lima juta empat ratus tiga puluh enam ribu rupiah) yang dimenangkan/dikerjakan Oleh PT JATISONO MADIUN dengan direktur(P.ANDIK)dengan penawaran Rp.10.934.493.000;00 ( Sepuluh miliar Sembilan ratus tiga puluh empat juta rupiah )

Tahun 2016 pembetukan badan jalan + 1,5 km, ditambah saluran 2 km nilai Pagu Rp. 24.697.500.000,00(dua puluh empat miliar rupiah ) Nilai HPS Paket sebesar Rp. 24.487.096.000,00 dan dimenangkan /dikerjakan oleh Kontraktor PT.DWI MULYA MODIAN (P.YUNHARSONO), dengan Penawaran sebesar Rp.20.036.075.000;00 ( dua puluh miliar tiga puluh enam juta tujuh puluh lima ribu rupiah

Tahun 2017 Lapis pondasi atas dan lapisan ATBL. Senilai Rp.14.348.500.000 ( empat belas miliar tiga ratus empat puluh delapan juta lima ratus ribu rupiah )di kerjakan oleh PT.RAJA MUDA,MAGETAN dengan direktur (LUKMAN)senilai Rp.13.972.248.000,00 ( tiga belas miliar, Sembilan ratus tujuh puluh tiga juta dua ratus empat puluh delapan ribu rupiah ); dimenangkan dan berkontrak oleh PT Raja Muda Indonesia beralamat Jl. Salak 8 Magetan dengan penawaran Rp.10.500.000.000 ( sepuluh miliar lima ratus juta rupiah )

Tahun 2018 proses tender ditambah untuk pelapisan aus(HRS) senilai Pagu 4.733.000.000,00, Nilai HPS Rp.4,678.255.597 dan dimenangkan 0leh PT Satwiga Mustika Naga Jl. Raya Geneng No. 100 Ngawi, Kabupaten Ngawi dengan Penawaran Rp.3.271.086.097 ( tiga miliar dua ratus tujuh puluh satu juta delapan puluh enam ribu Sembilan puluh tujuh rupiah, koma delapan puluh tujuh )

Pembebasan Tanah sampai Maospati sebesar Rp.8.000.000.000 ( Delapan Miliar Rupiah )

Jadi total twinroad.anggaran APBD Kabupaten Magetan untuk fisik + untuk pembebasan tanah,sebagai berikut :

Tahun 2015 : Rp.11.065.436.000,00
Tahun 2016 : Rp.24.487.096.000,00
Tahun 2017 : Rp.13.972.248.000,00
Tahun 2018 : Rp. 4,678.255.597,00
Pembebasan Tanah : Rp. 8.000.000.000,00
Jumlah : Rp.62.203.035 .597,00.

Nilai Penawaran yang memenangkan tender sebagai berikut :
Tahun 2015 : Rp.10.934.493.000;00
Tahun 2016 : Rp.20.036.075.000;00
Tahun 2017 : Rp.10.500.000.000,00
Tahun 2018 : Rp. 3.271.086.097,00
Pembebasan Tanah : Rp. 8.000.000.000,00
Jumlah Rp.52.731.654.000,00

Lokasi Proyek Jalan Memang di wilayah Magetan, akan tetapi status jalan tersebut adalah Jalan Propinsi yang seharusnya dibiayai dengan APBD Propinsi Jawa Timur: terbukti tahun 2018 di APBD 1:Telah membiayai Proyek tersebut dengan nilai sebesar Rp. 12,5 Miliar saat ini sedang di kerjakan

Dugaan Tindak Pidana Korupsi terjadi pada nilai nilai proyek yang melebihi harga standart Proyek, seperti contoh ;Jalan lebar 4 m panjang 1000 m siap bangun jalan baru dengan nilai yang standart sebesar; 1 miliar

Agar segera melakukan langkah-langkah penyelidikan hukum terkait dengan adanya laporan pengaduan awal dan penemuan indikasi dugaan kerugian keuangan Negara dari hasil investigasi secara tuntas, tanpa tebang pilih bagi para oknum yang terkait kegiatan ini dan dengan sengaja melakukan perbuatan melawan hukum—————————–

Memanggil dan memeriksa siapapun yang diduga terlibat dalam kegiatan pelaksanaan program Tersebut di atas, LPSE Kabupaten Magetan dan termasuk Para kontraktor,dengan tetap mengacu pada azas praduga tak bersalah saya berharap agar pihak-pihak yang ber kompeten yang dalam hal ini Kejaksaan Tinggi agar segera melakukan tindakan Hukum sesuai dengan kewenangannya.(Tim)

Related posts