Antisipasi Corona, Disdik Kota Bandung Terbitkan Surat Edaran

Spread the love

BANDUNG | NUANSAREALITANEWS.COM,-Menindaklanjuti Surat Edaran Wali Kota Bandung No 443/SE.30-Dinkes Tanggal 14 Maret 2020 berkenaan dengan semakin berkembangnya penyebaran Corona Virus Disease
(Covid-19), Dinas Pendidikan Kota Bandung melalui Surat Edarannya perlu mengambil langkah-langkah strategis yang sekaligus menyampaikan kepada seluruh Kepala Satuan Pendidikan PAUD/TK, SD, SMP, LKP, LPK, dan PKBM untuk segera mengimplementasikan hal-hal sebagai berikut :

1. Kepala Satuan Pendidikan segera menyampaikan kepada pihak Orang tua peserta didik, Guru dan Stakeholder Pendidikan untuk tetap tenang dan tidak panik.

2. Dalam kurun waktu 14 hari, terhitung mulai tanggal 16 – 28 Maret 2020, membuat program kegiatan pembelajaran melalui pembelajaran jarak jauh dengan metode daring. Agar disiapkan materi/bahan ajar yang akan diberikan selama pembelajaran jarak jauh dengan membuat tugas yang terkoneksi pada aplikasi PUBER (pusat sumber belajar) link SAKOJA (Sakola Juara) atau Akses Sekolah Online Wadahguru/Ruangguru Gratis di ruangguru.onelink.me/blPk/efe72b2e dan atau media sosial lainnya yang dapat mengkoneksikan kegiatan pembelajaran tersebut.

3. Untuk peserta didik yang belum bisa melaksanakan pembelajaran dengan sistem daring bisa bekerja sama dengan orang tua peserta didik melalui group WA dan guru memberi
bentuk tugas lainnya seperti membuat LKPD (Lembar Kerja Peserta Didik) mandiri secara tematik.

4. Meyakinkan kepada orang tua peserta didik beserta khalayak lainnya bahwa tugas-tugas
yang diberikan melalui Sakoja atau
ruangguru.onelink.me/blPk/efe72b2e dan media sosial lainya dapat secara efektif dilaksanakan dengan tetap tidak menghilangkan makna KBM, oleh karenanya peran orangtua dapat memberikan penguatan dan bantuannya.

5. Akses Sekolah Online Ruang Guru Gratis di
Berkenaan dengan pelaksanaan ujian/tes yang waktunya bersamaan dengan waktu diberlakukanya pembelajaran jarak jauh, maka akan disesuaikan kemudian baik waktu atau metodenya.

6. Dalam mensikapi hal ini, Kepala Satuan Pendidikan, Guru, dan Tenaga Administrasi tidak libur dan tetap hadir di sekolah untuk mengatur proses KBM jarak jauh di bawah koordinasi Pengawas Sekolah dan Penilik.

7. Saat belajar di rumah/daring peserta didik untuk tidak mengunjungi tempat-tempat keramaian yang beresiko.

8. Agar tetap menjaga Pembiasaan Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) serta dianjurkan untuk meminum vitamin untuk meningkatkan daya tahan tubuh sesuai dosis. Sekolah dan orang tua peserta didik di rumah untuk menyediakan pencuci tangan/hands sterilized.

9.Sekolah dan peserta didik wajib menyediakan pencuci tangan.

10. Jika selama peserta didik di rumah mengalami gejala yang diindikasikan terserang Covid -19, agar segera menghubungi Call Center 112 dan 119 atau rumah sakit terdekat.

11. Terkait dengan masalah kedinasan, Satuan Pendidikan aga lebih mengutamakan
penggunaan media komunikasi melalui telepon seluler, hotline service 08112225239, atau media sosial lainnya.

(Dadang)