Antisipasi Corona, Kadisdik Kota Bandung Sampaikan Beberapa Aturan Kerja

Spread the love

BANDUNG | NUANSAREALITANEWS.COM,-Menindaklanjuti Surat Edaran dari Sekretariat Daerah Kota
Bandung Nomor 800/SE.031-BKPP/III/2020 tanggal 16 Maret
2020 Perihal Penyesuaian Sistem Kerja Aparatur Sipil Negara dalam
Upaya Pencegahan Penyebaran Corona Virus Desease 2019 (COVID-
19) Di Lingkungan Pemerintah Kota Bandung.

Kepala Dinas Pendidikan Kota Bandung Drs. Hikmat Ginanjar, M.Si menyampaikan bahwa Pengaturan Kerja dan Kehadiran. Pegawai di Lingkungan Dinas Pendidikan terhitung mulai tanggal 17 Maret sampai 31 Maret 2020 sebagai berikut

A.
KHUSUS
1. Pegawai di Lingkungan Kantor :
a. Pejabat pimpinan. tinggi pratama, administrator tetap masuk kantor dan melaksanakan tugas sebagaimana
biasa, kecuali terdapat indikasi mengalami masalah kesehatan atau hal lainnya.

b. Pejabat Administrator mengatur pelaksanaan kehadiran
bagi jabatan pelaksana di setiap bidang masing-masing dengan mempertimbangkan Moda transportasi umum, usia pegawai, jenis pekerjaan yang dapat dikerjakan di rumah, kondisi kesehatan dan sebaran wilayah COVID- 19

2. Pengawai di Lingkungan Satuan Pendidikan : Fungsional
melaksanakan pembelajaran terhadap peserta didik scsuai dengan
petunjuk teknis pembelajaran jarak jauh (Work From Home), serta melakukan penilaian dan pemantauan
a. Jabatan Guru tetap secara online;
b. Guru melaksanakan pembelajaran jarak jauh rumah masing-masing tanpa melakukan absensi secara elektronik dan disetting peng
SIAP pada menu ketidakhadiran pegawai (pilih ketikadakhadiran work from home);
c. Jabatan Pelaksana yang mendapatken penugasan WFH
d. Pelaksanaan monitoring dan evaluasi dapat dilakukan di rumah masing-masing tanpa melakukan presensi absensi secara elektronik.

B.
UMUM

1. Agar setiap PNS menjalankan pola hidup bersih dan sehat
di lingkungan kerja dan di rumah masing-masing;

2. Menyediakan sabun cuci tangan dan/atau hand sanitizer di
setiap ruangan/di tempat bekerja;

3. Menghindari kontak fisik secara langsung seperti berjabat tangan, berpelukan, dan sebagainya serta mengganti kebiasaan bersalaman dengan cara lain yang tidak
memerlukan kontak fisik secara langsung;

4. Penyelenggaraan pengumpulan massa seperti apel pagi, upacara, siraman rohani, senam bersama dan kegiatan diklat, bimtek dan sejenisnya mulai tanggal 17 Maret 2020 untuk sementara ditiadakan sampai dengan pemberitahuan lebih lanjut;

5. Kegiatan perjalanan dinas baik di dalam dan keluar negeri maupun di dalam dan keluar daerah agar dilakukan secara selektif;

6. Penerimaan kunjungan kerja dari luar daerah maupun instansi pemerintah lainnya sementara waktu ditiadakan.

(Dadang)

Related posts