oleh

BUPATI JEJE HARAPKAN BUS AKADP DILIBURKAN

Spread the love

PANGANDARAN | NUANSAREALITANEWS.COM,-
Pemerintah Kabupaten Pangandaran secara continue lakukan antisipasi pencegahan penyebaran virus covid 19. Team yang telah diberikan tugas dalam pelayanan sampai dengan tingkat RT, bersama sama dengan petugas lainnya memperketat wilayah dalam antisipasi penyebaran virus Corona hasil musyawarah Forum Komunikasi Pemerintah Daerah yang dihadiri oleh Bupati dan Wakil Bupati Pangandaran, Kapolres Ciamis, Dandim 0613 Ciamis, Kejari Ciamis dan para pejabat SKPD Kabupaten Pangandaran, Jawa Barat (30/03/20).

Bupati Pangandaran H. Jeje Wiradinata mengungkapkan,” dengan semakin bertambahnya masyarakat berstatus ODP, kami dari hasil rapat musyawarah Forum Komunikasi Pemerintah Daerah Kabupaten Pangandaran akan melakukan penetapan wilayah yang ada di Kabupaten Pangandaran mulai hari Selasa tertanggal (31/03/20),” ungkapnya.

“Mereka yang dinyatakan ODP kebanyakan masyarakat yang baru datang dari luar kota yang memang penduduk Pangandaran. Terlebih, mereka yang datang dari daerah yang berasal dari zona merah, karena mereka memang bekerja di daerah tersebut. Pada hari Sabtu, jumlah yang dinyatakan ODP sebanyak 188 orang sampai hari ini Senin mencapai kurang lebih 400 orang sangat signifikan,” kata Bupati Jeje.

“Untuk menangani dinamika yang ada di Masyarakat Kabupaten Pangandaran, Pemerintah mengambil kebijakan pengawasan, jumlah tersebut belum termasuk yang tidak mendaftar diri sampai sekarang. Dalam menangani hasil musyawarah kita akan terapkan pengendalian keluar masuk warga ke Pangandaran. Dan Pangandaran sesegera mungkin akan mengadakan pengetatan wilayah, meminta warga Pangandaran yang berada di luar pangandaran harus berusaha jangan mudik sampai saat yang ditentukan nanti serta meminta semua angkutan Bus AKADP jangan dulu beroperasi sampai dengan tanggal 14/04. Kemudian, kita akan lakukan evaluasi apakah kemudian hari dilanjut atau bagaimana hasilnya nanti, semua jalur akses Pangandaran akan dilakukan pengetatan pengawasan terhadap semua pengguna jalan, setiap Perbatasan akan dijaga ketat dalam pengawasan oleh team yang telah dibentuk, bilamana ada yang sakit harus langsung diakomodir dilakukan perawatan, kita akan lakukan 5 titik tempat pengawasan pengetatan berlaku mulai besok hari Selasa 31/03 berlaku pukul 06.00.Wib setiap akses jalan diberhentikan lalu inventarisir langsung cek kesehatan bagi semua yang akan masuk Pangandaran,” bebernya.

“Selain itu, hari ini kita adakan reflites sebanyak kurang lebih 400 orang yang dalam pemantauan, dengan menggunakan 30 team tenaga medis yang ada di puskesmas, mudah mudahan hasilnya nanti sore sudah ada,” Pungkasnya.
(Rachmat)

News Feed