Corona, Merona dan Merana

Spread the love

Oleh: Faisal Nugaraha

Saat ini Indonesia sedang digemparkan oleh berbagai macam informasi mendunia; Virus yang Menyebar, Yaitu: “Corona” atau Corona Virus Disiase 19.
Namun dalam opini ini yang menarik adalah bukan hanya tentang virus tersebut.
Dengan intensnya pemerintah menanggulangi virus berbahaya tersebut, membuat bangsa Indonesia harus tetap waspada, dari sekian banyak informasi yang ber-impresi menakutkan, akan tetapi ada stigma yang menggembirakan dalam perspektif Agama dan Budaya.
Bangsa Indonesia adalah bangsa yang tangguh dan dominan penduduknya berjiwa besar, dengan adanya virus corona disarankan Bangsa Indonesia jangan takut, bukan berarti menantang; akan tetapi jangan takut disini adalah tetap waspada, kalaupun hari esok mati itu yang terbaik dari tuhan.
Sikap ketakutan adalah PR besar Bangsa ini untuk menuju manusia paripurna dengan penduduk yang harmonis dan sejahtera, banyak penyakit “ketakutan” di Negri ini, Contohnya adalah:
Takut tidak makan, takut tidak bahagia, takut miskin dan lain-lain.
Dengan penyakit “Ketakutan” tersebut membuat manusia melakukan tindakan yang bersifat destruktif.
Takut tidak makan, takut miskin dan takut tidak bahagia membuat seseorang korupsi di Negara sesubur ini.
Demi kekokohan dan jiwa besar penduduk bangsa indonesia, tidak dianjurkan untuk takut, akan tetapi tetap waspada terhadap virus tersebut.

Berita Sebelumnya