HUT PTBA YANG KE 39 MERIAH DI ATAS DUKA HARTONO DI ALAM BAKA

Spread the love

MUARA ENIM | NUANSAREALITANEWS.COM,-Belum genap 40 hari kematian saudara kita Almarhum Hartono warga Desa Keban Agung kecamatan Lawang Kidul Kabupaten Muara Enim, PTBA merayakan HUT yang ke 39 dengan sangat meriah dengan mendatangkan Artis Ibukota Ungu dan Siti Badriah, berbagai acara diselenggarakan mulai dari hiburan, pertandingan olahraga sampai kegiatan sosial kemasyarakatan hingga penanaman pohon dan wisata rohani.
Begitu meriahnya HUT PTBA yang ke 39 dengan segala kemeriahannya tentu dengan anggaran dana yang tidak sedikit, namun adakah terbayang oleh para petinggi PTBA bahwa ada seorang pejuang tambang saudara kita Almarhum Hartono yang meninggal tragis digilas Belt conveyor milik PTBA sedang menunggu kepastian apa yang bakal didapatkan tuk orang yang ditinggalkan. Apa hanya sekedar bantuan seadanya atau hanya janji manis diatas kematian tragis. Dan terkait peristiwa kematian ini sampai sekarangpun belum ada penjelasan resmi dari pihak PTBA untuk memberikan tanggapan, sepertinya pihak PTBA enggan untuk memberikan hak jawabnya dan menganggap angin lalu surat klarifikasi dari media.

Drs Muklis salah seorang aktivis Sosial di Kabupaten Muara Enim yang ditemui Nuansarealitanews dikediamannya mengatakan, sangat disayangkan bila PTBA tidak mau menjawab surat klarifikasi dari media ” harusnya KTT PTBA memberikan penjelasan agar tidak terjadi salah penafsiran, dan jangan salahkan media jika nantinya terjadi pemberitaan yang akan menyudutkan PTBA hanya karena para petingginya bungkam untuk memberikan penjelasan “ujarnya Apalagi sekarang ini PTBA sebagai Perusahaan tambang yang terkemuka melaksanakan HUT nya yang ke 39 begitu meriah dengan berbagai tampilan acara tentu dengan anggaran dana yang wah dan tidak kah terpikirkan oleh para petinggi PTBA bahwa ada yang berduka dibalik meriahnya pesta ” sambungnya kembali.

Harusnya pihak PTBA meluangkan waktu untuk mengheningkan cipta sejenak tuk mengenang Almarhum Hartono sebagai bentuk penghormatan pada saat puncak acara, bukankah Almarhum Hartono juga sudah berjasa untuk memberikan keuntungan pada PTBA walaupun dia bekerja di PT PEL sebagai subkon PTBA, seharusnya para pejabat dijajaran PTBA mulai dari KTT sampai Direksi juga pemilik PT PEL mulai memikirkan keluarga Almarhum Hartono yang ditinggalkan bukan hanya sekedar ucapan yang memberi harapan. Terkait dengan meninggalnya Almarhum Hartono, menurut Drs Mukhlis itu bukan kecelakaan tambang biasa tapi itu murni kelalaian yang menyebabkan kematian dan itu ada sanksi pidananya, beliau meninggal di area tambang PTBA untuk mengerjakan tugas yang bukan tupoksinya maka yang bertanggung jawab tentu para pejabat dilingkungan tambang mulai karyawan di area belt conveyor, pengawas, manager K3L, sampai kepala Tehnik Tambang juga pemilik PT PEL “Karena itu diduga ada unsur kelalaian maka tentunya menjadi Rana pihak kepolisian untuk melakukan penyelidikan apa betul ini murni kecelakaan tambang biasa apa ada unsur kelalaian yang menyebabkan hilangnya nyawa orang dan alangkah baiknya bila Nuansarealitanews juga meminta klarifikasi kepada Kapolres Muara Enim untuk permasalahan ini, dan saya berharap kepada Nuansarealitanews agar terus berdiri independen dalam mengungkap fakta berita bukan membuat berita hanya untuk menyenangkan oknum semata, sukses Nuansarealitanews ” tukasnya. ( Syerin )

Berita Sebelumnya