JIKA TERBUKTI BERSALAH : COPOT KAJARI MUARA ENIM

Spread the love

MUARA ENIM | NUANSAREALITANEWS.COM,-Aktivis Anti Korupsi Muara Enim Syerin Apriandi atau biasa dipanggil Bung Asep meminta Jaksa Agung Republik Indonesia untuk mencopot Sdri Mernawati sebagai Kepala Kejaksaan Kabupaten Muara Enim jika nanti hasil penyelidikan Tim Khusus Kejagung ataupun Tim Khusus Kejati Sumsel terbukti bersalah atas dugaan penahanan berkas Laporan Pengaduan atas Proyek Peningkatan Jalan Simpang Tiga Pasar Gelumbang – Rumah Sakit Pratama.

Bung Asep sangat mengharapkan Jaksa Agung Republik Indonesia memenuhi rasa keadilan terhadap Laporan yang di sampaikannya beberapa waktu yang lewat, dengan membentuk Tim Khusus guna dapat menyelidiki dugaan penahanan berkas Laporan Pengaduan dirinya oleh Kajari Muara Enim Bermotif apa dan kronologis nya seperti apa, karena menurutnya Perkara ini menarik di karenakan melibatkan Sdr Elfin MZ Muchtar tersangka OTT KPK yang merupakan PPK pada Proyek tersebut.

selain itu Bung Asep juga mengharapkan kepada Tim Khusus agar dapat memeriksa Kasi intel dan Kasi Pidsus terdahulu serta Jaksa Penyidik yang tergabung di dalam Tim bentukan Kajari dalam Proses Penyelidikan perkara tersebut ” saya minta jika nanti di bentuk tim khusus nantinya oleh Jaksa Agung agar dapat memeriksa Kasi Intel dan Kasi Pidsus terdahulu yaitu saudara Faris dan saudara Taufik dikarenakan menurut alibi saya kepindahan mereka yang terkesan mendadak ada kaitannya dengan perkara tersebut ” ujarnya.

Kembali bung Asep menjelaskan bahwa perkara ini menjadi penting di ketahui oleh masyarakat luas, KPK bahkan Presiden Jokowi di karenakan Sdri Mernawati adalah Kepala Kejaksaan Negeri Kabupaten Muara Enim yang notabene bermitra dengan pemerintah Kabupaten Muara Enim yang secara kebetulan Bupatinya di tangkap KPK beberapa bulan yang lewat, Karena seperti kita ketahui bersama lewat pemberitaan media massa dari hasil sidang tipikor bahwa di duga banyak sekali penerima suap dari kalangan pemerintahan, legislatif dan sah sah saja jika nantinya terungkap dari penegak hukum, ” ya perlu diselidiki lebih dalam oleh Tim Khusus Jaksa Agung bahkan KPK bagaimana hubungan Sdr Mernawati dengan Sdr Elfin MZ Muchtar saat belum di tangkap KPK, dan perlu juga di periksa orang orang terdekat Kajari tentang bagaimana sikap, raut wajah Sdri Mernawati ketika mengetahui Sdr Elfin MZ Muchtar saat ditangkap KPK, dan ini sangat penting dilakukan untuk mengungkap sebuah dugaan ” ujarnya Kembali.

Bung Asep menjelaskan pernah melakukan konfirmasi kepada Kasi Pidsus Sdr M Alvinda yuhdi Utama SH MH pada tanggal 19 februari 2020 perihal dilaporkan nya Kajari Muara Enim ke Jaksa Agung oleh dirinya kasi Pidsus mengatakan bagi dirinya tidak ada masalah karena perkara tersebut bukan di saat Ia menjadi Kasi Pidsus, dan di saat bersamaan seorang jaksa penyidik seolah membela diri sambil menunjuk sebuah kantong kresek hitam mengatakan bahwa mereka tidak dapat berbuat banyak karena berkas pemeriksaannya baru di berikan Kajari ketika mengetahui dirinya dilaporkan ke Jaksa Agung.

Seperti diberitakan sebelumnya Sdri Mernawati Kajari Muara Enim di laporkan oleh Aktivis anti korupsi Muara Enim sekaligus Kabiro Nuansarealitanews Kabupaten Muara Enim atas dugaan penahanan berkas atas proyek Peningkatan Jalan di Dinas PUPR yang saat itu Penguna Anggaran Sdr Ir H A yani Heriyanto yang saat ini menjabat Kepala Dinas Perumahan dan Pemukiman, tidak tanggung tanggung Sdr mernawati di laporkan juga je Jaksa Agung Muda Pengawasan, Jaksa Agung Muda Pidana Khusus, Kepala Kejaksaan Tinggi Sumatera Selatan, asisten pengawasan Kejati Sumsel.(Muklis)

Related posts