Kajari Muara Enim Dilaporkan Ke Jaksa Agung RI

Spread the love

SUMATERA SELATAN | NUANSAREALITANEWS.COM,-Kepala Kejaksaan Negeri Muara Enim Sdri Mernawati di laporkan ke Jaksa Agung Republik Indonesia oleh Aktivis Anti Korupsi sekaligus Kabiro nuansarealitanews Kabupaten Muara Enim Syerin Apriandi yang biasa di panggil Bung Asep terkait dugaan penahanan berkas Laporan Pengaduan pada proyek Peningkatan Jalan Simpang Tiga Pasar Gelumbang – Rumah Sakit Pratama tahun Anggaran 2018.

Tidak tanggung tanggung selain di laporkan ke Jaksa Agung Kajari Muara Enim Sdri Mernawati juga di laporan ke Jaksa Agung Pidana Khusus, Jaksa Agung Pengawasan di Jakarta, Kepala Kejaksaan Tinggi Sumatera Selatan, asisten pengawasan Kejati Sumsel di Palembang Bung Asep mengatakan laporan pengaduan tersebut sudah lebih satu tahun tidak ada kabar berita dan yang menariknya perkara tersebut melibatkan tersangka OTT KPK yaitu Saudara Elfin MZ Muchtar selaku PPK Pada proyek tersebut singkatnya jika tidak ada udang di balik batu tidaklah mungkin sebuah laporan pengaduan tidak di tindak lanjuti atau berhenti begitu saja. ” saya melaporkan tanggal 18 februaru 2019 jadi genap satu tahun lebih tidak pernah sekali pun pihak Kejaksaan Negeri memberitahukan kepada saya perkembangan Laporan Pengaduan tersebut, Alibi saya jelas ada udang di balik batu karena kita semua tahu banyak sekali penerima suap pada kasus OTT KPK baik di pemerintahan maupun legislatif serta pihak ketiga dan jangan jangan ada juga dari penegak hukum ” ujarnya.

Bung Asep Mengatakan kembali pada tanggal 19 februari 2020 ia pernah mengkonfirmasi kepada Kasi Pidsus saudara M Alvinda Yudhi Utama SH MH prihal Laporan Pengaduan tersebut di depan beberapa anggota nya Kasi pidsus penjelaskan bahwa Laporan Pengaduan tersebut sudah pernah di tindak lanjuti dengan di bentuknya tim oleh Ibu Kajari dan tim sudah pernah turun kelapangan di karenakan saudara Elfin di tangkap KPK maka perkara tersebut di hentikan, dan saat bersamaan salah seorang jaksa menjelaskan bahwa berkas laporan pengaduan tersebut baru di serahkan Kajari ke mereka setelah mengetahui dirinya di laporkan ke jaksa agung ” saya benar benar kecewa karena di duga keras terjadi main mata antara PPK dengan Kajari Muara Enim ini terbukti Laporan Pengaduan tersebut sengaja di tahan Kajari sehingga jaksa penyidik tidak dapat berbuat banyak ” ujarnya kembali.

Tidak hanya itu Bung Asep berharap perkara tersebut tetap harus berjalan karena masih banyak pihak yang harus bertanggung jawab antara lain Pokja, vendor atau pemborong dan yang paling penting Kuasa Pengguna Anggaran yaitu Ir H A Yani Heryanto yang saat ini menjabat Kepala Dinas Perumahan Dan Pemukiman ” tidak boleh berhenti, periksa yang lain terutama KPA nya yaitu Sdr Yani Perkim ” Ujarnya tegas.

Bung Asep juga mengharapkan Kepada Jaksa Agung Republik Indonesia yang baru untuk dapat menindak lanjuti laporannya tersebut dan segera membentuk tim khusus atas dugaan penahanan berkas pengaduan kami ” saya berharap di bentuk tim khusus oleh Jaksa Agung agar motif Kajari menahan bersebut terungkap ” himbaunya. (Muklis/Andri)

Related posts