Keprihatinan H. Jauhari Anggota DPRA Polemik Para Pensiunan PTP N I Langsa

Spread the love

Kota Langsa, Aceh | NUANSAREALITANEWS.COM,- H. Jauhari Amin, SH, MH, Anggota DPRA dari Fraksi Gerindra yang turut andil dalam tercapainya kesepakatan antara Direksi PTP N I kota Langsa Aceh dengan pensiunan perusahaan tersebut berkomitmen tetap mengawal penyelesaian SHTnya tersebut .

“Insyaallah, saya akan mengawal hasil kesepakatan pada aksi damai para pensiunan PTP N I aceh ini, kemarin permasalahan ini akan saya bawa untuk dibahas bersama teman-teman di DPRA,” ujar H. Jauhari Amin saat ditemui media di kota Langsa, jumat (13/03/2020).

H. Jauhari Amin yang akrab disapa Ayah Jo itu mengatakan, polemik yang terjadi antara pihak PTP N I kota Langsa dan para pensiunan itu menimbulkan rasa keprihatinan kita Karena itu sudah menjadi tugas dan tanggung jawabnya sebagai Anggota DPRA untuk turut membantu menyelesaikan permasalah tersebut.

“Memang sudah menjadi kewajiban saya sebagai wakil rakyat untuk membantu menyelesaikan polemik ini,” tegas Ayah Jo yang merupakan mantan Ketua yang Pertama DPD II KNPI Kota Langsa itu.

“Dalam membantu penyelesaian polemik ini kita harus berhati-hati, karena bila salah langkah tidak menutup kemungkinan PTP N I ini akan dileburkan Mungkin dengan alasan failed,” imbuhnya.

Pada proses mediasi antara urusan para aksi damai dengan pihak Direksi PTP N I, Ayah jo menjelaskan bahwa PTP N I ini direbut dari tangan penjajah dengan darah oleh rakyat Aceh, bukan negara yang mendirikan PTP N I paparnya.

“Jadi menurut saya, keterangan tentang Demografi yang di sampaikan bapak Dirut tidak lengkap. Saya sebagai wakil rakyat nantinya akan membawa permasalahan ini untuk kami bahas dalam menentukan solusinya,” kata Ayah Jo dihadapan Direksi PTP N I saat bermediasi, Rabu (11/03/2020) kemarin.

Dalam proses mediasi tersebut, Ayah Jo juga menyampaikan rasa kecewanya terhadap Direktur Utama PTP N I Langsa yang pada saat itu tidak dapat memberikan solusi untuk menyelesaikan persoalan itu.

“Saya sangat kecewa dengan penyampaian bapak Dirut yang tidak adanya sulusi, jadi kami mohon kepada bapak Direktur apa solusi untuk membayar SHT mereka. Jika ada hal yang perlu oleh pihak bapak untuk menjumpai Gubernur Aceh saya siap untuk memfasilitasi, saya rasa Bapak Dirut sudah tahu isi hati mereka para pansiunan ini,” ungkap Putra Mantan Dandim 0104/Aceh timur itu.

Perlu diketahui bahwa ada 3 poin hasil kesepakatan antara Direksi PTP N I dengan para pensiunan perusahaan tersebut, yaitu:
1. Direksi tetap berkomitmen terus melakukan pembayaran SHT dengan cara dicicil disesuaikan dengan kemampuan perusahaan.

2. Direksi memproses usulan yang diajukan dari perwakilan pensiunan melalui pinjaman via Perbankan dengan membentuk tim yang terdiri dari unsur Direksi dan perwakilan pensiunan untuk memproses hal dimaksud.

3. PTP N 1 juga akan mengupayakan dengan melakukan restrak atau perpanjang masa pinjaman kepada pihak bank.tandasnya.(Zainal).

Related posts