0 views

Lagi ! Kepala Desa diduga Melakukan Penggelapan Dana Desa

Spread the love

KEDIRI | NUANSAREALITANEWS.COM,- Satu lagi Kepala Desa Tales, Kecamatan Ngadiluwih, Kabupaten Kediri patut diduga menggelapkan Dana Desa dan penyimpangan proyek proyek yang dibiayai DD dan ADD. Hal ini diutarakan tokoh masyarakat Desa setempat kepada nuansarealitanews.com beberapa waktu yang lalu.

Dikatakan Warga masyarakat Desa Tales, Kecamatan Ngadiluwih, Kabupaten Kediri, Propinsi Jawa Timur kepada media ini,” dugaan penyelewengan dana desa yang diduga dilakukan Kepala Desa tersebut sudah cukup lama yakni tahun anggaran 2017.

Investigasi nuansarealitanews.com, di Desa Tales menemukan berbagai macam item program yang tidak terlaksana, bahkan ada beberapa proyek Pembangunan yang biayanya melambung tinggi bila diukur dengan harga tingkat Kabupaten Kediri.
Dalam keterangan persnya pada beberapa bulan yang lalu , warga yang tidak mau disebutkan namanya kepada nuansarealitanews.com mengatakan, mencuatnya dugaan penyelewengan dana desa ini bermula dari adanya Penemuan LPJ Kepala Desa Tales, yang sudah distabilo.

Selain hal di atas menurut sumber Media ini, bahkan berbagai tindak pidana, Penggelapan, Penyalah gunakan kewenangan, korupsi pada pelaksanaan program Penggunaan, Pemanfaatan Dana Desa dan Tindakan mal administrative Desa Tales, Kecamatan Ngadiluwih, Kabupaten Kediri sebagaimana dikatakan warga , yang dalam hal ini lanjutnya, memandang perlu untuk melakukan laporan pengaduan yang tetap mengacu kepada norma, etika, aturan dan peraturan yang berlaku serta mengedepankan “azas praduga tak bersalah.

Lebih lanjut sumber nuansarealitanews.com menyampaikan LPJ sambil memberi tanda pada program program yang dinilai menyimpang antara lain Program Pemanfaatan Dana Desa Tales, Kecamatan Ngadiluwih: Bidang dan Kegiatan II Bidang Pembangunan 2.
Pembangunan Jalan makadam Dusun Setono Selatan Rp. 218.500.000, Pemeliharaan jalan Rp. 34.300.000, Plengsengan Guyangan Rp. 89.500.000, Plengsengan Karanglo Rp. 70.000.000, Saluran Karanglo RT 1, Rw 2 Rp. 40.000.000, Pemeliharaan sarana dan Pra sarana olahraga Rp. 8. 492.000, Pembangunan Perumahan Masyarakat kurang mampu Rp. 50.000.000, Jaringan Irigasi Sawah Selatan Rp. 23.938.000, Makadam Setono/P.Kasun Ke Selatan Rp. 38.500.000, Makadam Setono/P.Toyo Almarhum Rp. 111.700.000, Makadam Selatan/Bu Windu Rp. 69.300.000; Pemeliharaan sarana dan Pra sarana Rp. 8.492.000; Pembangunan Pos Ronda Rp. 25.000.000: Pembangunan Perumahan Rp. 50.000.000: Penyediaan Bahan Bacaan dan Perundang –undangan Rp.10.800.000; Pengadaan tanaman Unggulan Rp. 25.000.000; Penyuluhan Kepada warga Rp. 23.600.000; Pemberdayaan masyarakat lainnya Rp. 31.600.000; Bidang belanja tak terduga Rp. 52.821.446,68, Keadaan Darurat Rp. 419.446,68: Bencana alam Rp.52.402.000 ; Jumlah Rp. 1.034.364.892 ( satu miliar tiga puluh empat juta tiga ratus enam puluh empat ribu delapan ratus sembilan puluh dua rupiah red. }.

Kepala Desa saat dicari media ini dan beberapa LSM berulang kali untuk dikonfirmasi masalah ini belum bisa ketemu. (jik)

One thought on “Lagi ! Kepala Desa diduga Melakukan Penggelapan Dana Desa

  • Maret 1, 2020 pada 19:22
    Permalink

    Sikat

Komentar ditutup.