LSM KOMPAS Membagikan 7.000 Masker Dan 7.000 Liter Disinfektan

Spread the love

CIMAHI | NUANSAREALITANEWS.COM, – Pendemi Covid 19 telah merebak hampir diseluruh Provinsi se-Indonesia. Hingga himbauan pun dikeluarkan dari berbagai pihak terkait antisipasi dampak negatifnya, mulai dari Pemerintah Pusat sampai daerah, TNI serta Polri.

LSM KOMPAS (Lembaga Swadaya Masyarakat Koordinat Masyarakat Pejuang Aspirasi) sebagai organisasi kemasyarakatan merasa ikut terpanggil untuk membantu pemerintah dalam upaya memutus mata rantai Covid 19, dalam bentuk Bakti sosial ‘Swadaya Edukasi Aksi Peduli Lingkungan’ (Sweaping).

Fajar Budhi Wibowo, M.Si selaku Koordinator Umum didampingi H. Deden Abdul Fatah Dewan Penasehat LSM KOMPAS mengatakan, pihaknya sudah membentuk relawan gabungan dibeberapa Komunitas Masyarakat yang ada diwilayahnya, kata Fajar dikantornya, jalan KH. Usman Dhomiri, Kelurahan Padasuka. Senin (30/03/20).

Lebih lanjut ia menjelaskan, pihaknya sudah bekerjasama dengan Pemerintah, TNI, Polri setempat, mitra Donatur Dunia Usaha baik Dalam maupun Luar Negeri, para Dermawan juga Tokoh-Tokoh masyarakat.

Fajar menyebutkan, Sejumlah 7.000 lembar Masker kain, 7.000 liter Bahan Pembuatan Disinfektan, sudah dibagikan secara Gratis kepada masyarakat melalui tim khusus.

“Kami sudah sebar di Jawa Barat, seperti Kota Cimahi, Kota Bandung, Kabupaten Bandung, Kabupaten Bandung Barat, Kabupaten Subang, Kabupatrn Sumedang dan Kabupaten Cianjur”.

Selain itu, kegiatan penyemprotan disinfektan juga dilingkungan Kota Cimahi. Sampai berita ini diterbitkan, Relawan LSM KOMPAS dengan Kelompok Kerja GEMAS nya sudah tercatat melakukan penyemprotan di 29 RW, selama 6 hari.

“Kami akan terus lanjutkan ke wilayah-wilayah lain”. Ungkapnya.

Gerakan tersebut, katanya, sebagai bentuk dukungan kepada Pemerintah dan optimalisasi partisipasi masyarakat dalam memberantas COVID 19.

Selain masyarakat, dukungan juga datang dari Pemerintah Kota Cimahi, sebagai bentuk dengan rasa terima kasihnya Kesbang Cimahi mensupply Vitamin C kepada relawan. Pungkasnya.

(Dewa/Agil)

Related posts