NETRALITAS KPU PESISIR BARAT DIRAGUKAN ?

Spread the love

PESISIR BARAT | NUANSAREALITANEWS.COM,-Pesta demokrasi Pemilihan Kepala Daerah dan Wakil Kepala Daerah (Pemilukada) 2020 segera digelar serentak di Provinsi Lampung dalam hal ini Kabupaten Pesisir Barat akan ikut menyelenggarakan Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Kabupaten Pesisir Barat tahun 2020.

Komisi Pemilihan Umum Kabupaten Pesisir Barat seakan tidak netral, sebab ada 2 Panitia Pemilihan Kecamatan yang kami temukan di lapangan tergabung sebagai sayap partai. Selain itu ada PPK yang diduga terindikasi berafiliasi dengan salah satu kandidat bakal calon Bupati/ Wakil Bupati Kabupaten Pesisir Barat, yang mana PPK tersebut ikut mengantar pengambilan/ pengembalikan berkas di salah satu sekretariat Partai dan ikut berpoto.

Pada dasarnya KPU dan Bawaslu Kabupaten Pesisir Barat sudah mengetahui informasi yang tersebar di Media Sosial, namun mereka tutup mata dan tutup telinga sehingga masyarakat menduka ada kedekatan secara pribadi dengan komisioner untuk tetap meloloskan PPK yang terindikasi keterlibatan dengan partai pun dengan kandidat bacalon Bupati/ W. Bupati Kabupaten Pesisir Barat.

Pada pemilu legislatif 2019 ada 4 komisioner yang tersandung kasus melanggar kode etik dan dibuktikan oleh Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilu (DKPP), Dalam kasus tersebut hanya Marlini yang tidak terlibat meskipun waktu itu dia menangani bidang Sumber Daya Manusia dan Organisasi (SDMO) dan hari ini menjabat Ketua KPU Pesisir Barat.

(Nurman Rusdi)

Related posts