Pemerintah Harus Stabilkan Harga Gula Di Pasar Kota Langsa

Spread the love

Kota Langsa, Aceh | NUANSAREALITANEWS.COM– Akibat wabah covid 19 melanda Aceh, harga gula pun dalam sepekan terakhir di pasar mulai merangkak naik bahkan mulai krisis di pasar.

“Jadi ada indikasi mulai terganggunya rantai pasok akibat wabah COVID-19” Demikian ungkap, Ketua Fraksi Partai Aceh DPRK Langsa, Maimul Mahdi, kepada media Kamis, (26/03/2020).

Menurut Maimul Mahdi, kenaikan harga gula ini tak bisa dibiarkan terus menerus. Pemerintah harus mencari akar permasalahannya jangan sampai di saat seperti ini banyak yang mencari ke untung peribadi.

Pemerintah harus mengambil tindakan tegas dan menstabilkan harga di pasar , agar tidak mencekik daya beli masyarakat mengingat gula merupakan kebutuhan pokok masyarakat Indonesia.

Selanjutnya, Maimul Mahdi mendesak Pemerintah Aceh dan melalui Dinas terkait untuk menjelaskan ke publik, ketersediaan gula. Hal ini karena saat ini gula mulai menipis, bahkan habis di sebagian toko tidak ada barang atau setok.

Untuk itu kita desak dinas terkait untuk melakukan sidak ke pasar kota Langsa. Sidak tersebut dilakukan untuk memastikan ketersedia gula dengan harga yang stabil di pasar kota Langsa.

“Jangan karena merebaknya wabah Virus Corona atau COVID -19 di Aceh, pihak tertentu mengambil keuntungan” ujar Maimul Mahdi lagi apa bila ini terjadi ada pihak yang bermain pemerintah kiranya segara menggambil tindakan yang berlaku, seraya bahkan berikut juga dengan harga barang sembako lainnya, pemerintah kota langsa harus serius menanganinya apalagi nau menjelang bulan ramadhan ini tandasnya. (Zainal).