Pihak H. Safei Melakukan Jumpa Pers Membeberkan Permasalahan Sengketa Garapan

Spread the love

KARAWANG |Senin siang (2/3/20) sekitar pukul 12:30 wib berlokasi di rumah kerabat H. Safei di Dusun Tamelang Rt 08/RW 04 Desa Mekarjaya Kecamatan Purwasari, Kabupaten Karawang
pihak H. Safei melalui kuasa hukumnya dan didampingi keluarga besarnya membeberkan apa yang terjadi mengenai sengketa lahan tanah garapan milik kementerian PUPR yang dikelola oleh Pihak PJT II .

Tim kuasa hukum H. Safei Hendra Turnif SH. membeberkan kronologis dan fakta yang ada di pihaknya.

“Telah terjadi sengketa lahan antara H. Safei dengan Direktur PT. Tamelang Mekar Jaya yaitu Arifin Sutio, yang dikelola oleh Perum Jasa Tirta (PJT) II cq Kantor Unit Usaha Wilayah III yang berlokasi di Desa Mekar Jaya, Dusun Tamelang, Kecamatan Purwasari, Kabupaten Karawang, Jawa Barat luas keseluruhan lebih kurang 50 ha yang telah dimanfaatkan oleh masyarakat hampir 1000 orang dengan cara menyewa ke Pihak PJT II.paparnya.

Pihak Kuasa hukum H. Safei bahwa telah menyewa lahan di daerah aliran sungai yang dikelola oleh PJT II cq. Kantor Unit Usaha Wilayah III seluas lebih kurang 2,4 ha dan telah berjalan selama 10 (Sepuluh) tahun.

Lebih lanjut, Pihak PJT II dengan sengaja atau dengan alasan tidak jelas tidak memperpanjang sewa kepada H. Safei, secara diam-diam dan sepihak mengoper alihkan kepada Sdr. Arifin Sutio, oleh karena itu menimbulkan sengketa antara kedua belah pihak.

Pihak Direktur PT. Tamelang Mekar Jaya, Arifin Sutio yang telah menyewa lahan dan memiliki Surat Perjanjian Pemanfaatan Lahan Pertanian (SPPLP) dari Pihak PJT II dan akan memanfaatkan lahan tersebut, tapi pihak H. Safei tetap bersikeras bahwa akan tetap melanjutkan sewa lahan tersebut, sehingga Pihak PT. Tamelang Mekar Jaya melaporkan H. Safei ke Polres Karawang dan membuat Laporan Polisi dengan Nomor: LP-1678/IX/2019/Jabar Res Krw.

Menurut H. Safei, pihaknya tidak pernah melakukan hubungan hukum dengan Pihak PT. Tamelang Mekar Jaya dan Pihak Arifin Sutio telah secara pasti mengetahui bahwa lahan tersebut telah disewa oleh H. Safei dan sudah berjalan 10 (Sepuluh) tahun, ucap H. Safei.

Lokasi lahan yang menjadi sengketa tersebut sesungguhnya baik disewa oleh H. Safei maupun Arifin Sutio tidak akan mengurangi pemasukan keuangan kepada Pihak Manajemen PJT II cq. Kantor Unit Usaha Wilayah III sebab besaran tarif/sewa telah ditentukan oleh Peraturan Direksi, tambah H. Safei.

Yang menjadi penyebab kekisruhan lahan ini adalah kinerja manajemen perusahaan PJT II cq. Kantor Unit Usaha Wilayah III, bekerja kurang profesional sehingga menimbulkan sengketa lahan ini, dan tidak menutup kemungkinan terjadi di Kantor Unit Usaha Wilayah lain juga, Tuturnya.

Diharapkan kepada Pihak Manajemen PJT II segera mengambil langkah bijak dan tidak semena-mena terhadap pihak penyewa, segera memanggil para pihak untuk bermusyawarah sehingga sengketa lahan dapat diselesaikan dengan keputusan yang adil dan bijaksana, harap H. Safei.

Bahwa lahan ini sejak 10 (Sepuluh) tahun yang lalu sudah ada SPPLP dengan Pihak PJT II dan berakhir pada tahun 2017, dan selama 2 (Dua) tahun terakhir ini 2018-2019 telah mengajukan permohonan perpanjangan sewa kepada Pihak PJT II, tapi tidak disetujui dengan alasan yang tidak jelas, Ucap Hendra.

Setelah diklarifikasi ke Pihak PJT II Wilayah Subang ternyata sudah dioper alihkan kepada Pihak PT. Tamelang Mekar Jaya secara sepihak. Karena merasa dirugikan Pihak H. Safei juga telah melakukan gugatan ke Pengadilan Negeri Karawang dengan Perkara Nomor: 8/pdt.6/2020/ PN Kwg pada tanggal 28 Januari 2020 dan prosesnya sedang berjalan. Jika Pihak PJT II melakukan pengosongan lahan secara paksa berarti melakukan perbuatan melanggar hukum, pungkas Hendra.

(Asep NR)

Berita Sebelumnya