Berdalih Libur, Lurah Tunda Diskusi Online Dengan PERMAHI UNSERA

Spread the love

SERANG | NUANSAREALITANEWS.COM,-Pada hari ke delapan di bulan ke empat di tahun ini, Perhimpunan Mahasiswa Hukum Indonesia (PERMAHI) Khusus nya Komisariat UNSERA ingin mengadakan Diskusi Online dengan lembaga publik terkait “Percepatan Penanganan Covid-19”, salah satunya dengan Kelurahan Pipitan.

Aulia selaku Sekretaris Komisariat PERMAHI UNSERA mengirim surat tersebut ke kantor Kelurahan Pipitan dan surat diterima oleh Pihak Kelurahan beserta tanda terima surat nya oleh Ade Saputra yang mana beliau menjabat sebagai Sekretaris Lurah Pipitan.

Namun, ketika Aulia mencoba mem follow-up terkait kelanjutan nya melalui media WA, Pihak Kelurahan merespon dengan mengatakan “Kelurahan sedang Libur, tunggu saja sampai hari kerja tanggal 21 April” balas Kepala Lurah. Alih-alih memberi kepastian justru mengatakan, “Nanti aja sih karena pada lagi libur” lanjutnya.

Aulia sebelumnya sudah menawarkan akan menyiapkan group diskusi nya melalui aplikasi ZOOM, “susah si pada lagi libur pada takut keluar” sambung kepala lurah.

Melihat dari keterangan yang diberikan Kepala Lurah terkait Kelurahan Libur, itu jelas bertentangan dengan surat edaran Walikota Serang yang tertuju pada camat dan kelurahan se-kota Serang dihari kedua puluh enam dibulan ketiga ditahun ini dengan nomor surat : 440/252/Pemt/2020. Surat edaran tersebut jelas tidak ada perintah bahwa Kelurahan untuk Libur. Namun, pihak kelurahan justru memberi keterangan sebaliknya. Lantas bagaimana nasib warga nya jikalau Kelurahan Libur di kondisi pandemi ini? Dan apa saja upaya Pihak Kelurahan dalam Percepatan Penanganan Covid-19 di sekitar wilayahnya tersebut? Ini perlu kita kritik bersama sebagai warga negara.

Sikap tersebut menunjukkan tidak adanya komunikasi yang baik dalam Birokrasi tersebut, dan bagaimanapun juga Lembaga Publik harus terbuka terkait Penanganan Covid-19 ini.

“Sepertinya Sekretaris dan Kepala Lurah tidak sepemikiran dan seperti yang sekarang ini” tutur Aulia dengan rasa kesal nya.

“Seharusnya Kepala Lurah Cerdas dalam membaca surat edaran tersebut, atau mungkin saya yang bacakan surat edaran tersebut” lanjutnya.

M. Zuhal Mujahid selaku Ketua Biro Humas PERMAHI KOMISARIAT UNSERA juga sangat menyayangkan hal tersebut “Seharusnya para pejabat publik dalam hal ini kelurahan harus bijak memahami regulasi yang di keluarkan oleh Pemerintah Kota agar kewajiban melayani publik dapat berjalan dengan baik”ujar nya di ujung telepon.

(Gesti Nadila)

Related posts