Curhatan Pengemudi Ojol Di GPK Aksi Peduli

Spread the love

CIMAHI | NUANSAREALITANEWS.COM,-Masyarakat yang terdampak wabah Covid-19 di Kota Cimahi sudah sangat menanti bantuan dari pemerintah kepada warga yang terkena dampak, seperti pengemudi Ojek Online atau Ojek Pangkalan.

Selama ini bantuan baru tampak dari luar pemerintah. Seperti dari Gerakan Pemuda Ka’bah saat menggelar Gerakan Pemuda Ka’bah (GPK) Jawa Barat Peduli, di sejumlah ruas jalan Kota Cimahi pada Kamis (09/04/2020).

Gerakan Pemuda Ka’bah (GPK) Jawa Barat yang diketuai Agus Solihn, aksi peduli tersebut membagikan masker, Hand Sanitizer dan air mineral kepada warga di sejumlah titik yang ada di Kota Cimahi, khususnya kepada warga yang sedang beraktivitas di jalan raya dalam mencari nafkah, seperti pengemudi Ojol atau Ojek Pangkalan.

Ketua Gerakan Pemuda Ka’bah (GPK) Jawa Barat yang juga Ketua DPC PPP Kota Cimahi Agus Solihin mengatakan, masyarakat berpenghasilan menengah kebawah sangat terpengaruh dengan dampak wabah Korona ini, karenanya semua pihak harus ikut saling membantu agar bisa meringankan beban warga.

Menurutnya, dampak yang dirasakan oleh masyaraat berpenghasilan menengah kebawah sangat rentan akan kekurangan ekonomi maupun sosial, saat pelaksanaan aksi dilakukan, mereka sangat antusias menerima bantuan yang diberikan oleh GPK Jabar tersebut.

“Jangankan diberikan bantuan berupa dana atau sembako, dikasih masker sama air mineral saja mereka sangat antusias,” ungkapnya.

Sementara, Asep, salah seorang pengemudi Ojol sangat menantikan bantuan dari pemerintah akibat dampak yang terkadi dari wabah covid-19 ini, karena dengan diberlakulannya kegiatan dirumah sangat berpengaruh atas penghasilan yang mereka terima setiap harinya.

“Kami sangat menantikan bantuan dari pihak pemerintah, kami sudah jarang bawa uang kerumah, dan enggak bisa bayar cicilan motor.” Ketusnya.

Hal senada juga disampaikan Sona Sonjaya Ketua GPK Kota Cimahi, saat aksi digelar dirinya merasa prihatin atas kondisi yang terjadi. Tercermin saat air mineral dibagikan, mereka saling berebut takut tidak kebagian.

“Mudah-mudahan kejadian ini tidak akan berlangsung lama.” Ungkap Sona.

Ia mengajak, kepada semua unsur terkait, agar bersama-sama bergandengan tangan untuk membantu saudara-saudara kita yang terdampak Covid-19.

(Dewa/Agil)