0 views

DEMI RASA KEADILAN BAGI KORBAN, PENGACARA INI GUGAT PEJABAT POLRI 25 RUPIAH

Spread the love

LANGKAT | NUANSAREALITANEWS.COM,-Kejadian bermula ketika IF (11) warga Dusun IV Muka Paya, Desa Muka Paya, Kecamatan Hinai, Kabupaten Langkat, menjadi korban penganiayaan yang diduga dilakukan oleh R alias RIA (34), berjenis kelamin perempuan, warga yang sama dengan korban, 11 Desember 2017, sekitar pukul 17.00 WIB.

Kondisi korban (IF) saat itu mengalami muntah-muntah, dan kemudian orang tuanya membawanya ke bidan desa, lalu bidan desa menyarankan agar membawa IF ke Rumah Sakit. Disebabkan orang tua IF tidak punya uang dan juga tidak memiliki Kartu Indonesia Sehat (KIS), akhirnya orang tua IF hanya minta obat saja.

Malam harinya IF terus muntah dan bahkan ketika buang air besar, kotorannya telah bercampur dengan darah. Pada Saat di RS Putri Bidadari, Dokter menyarankan agar orang tua IF membuat laporan di Polisi. “Laporkan, ini sudah mau dibunuhnya anakmu” kata dokter saat itu.

Keesokan harinya ayah IF membuat laporan pengaduan di Polres Langkat, Proses hukum dimulai dan beberapa hari kemudian R alias Ria ditetapkan sebagai Tersangka kasus penganiayaan anak. Kepala Desa berupaya untuk mendamaikan, dan ayah IF setuju. Korban hanya minta bantuan kekurangan biaya perobatan sebesar Rp.700.000,- yang sebelumnya telah dibayarkan ayah IF sebesar Rp.500 ribu, namun Tersangka tetap menolak, bahkan dengan lantamnya menganggarkan bahwa dirinya memiliki Pengacara yg hebat. Ternyata ucapan R benar, sampai 1 tahun R tidak ditahan bahkan perkaranya tidak juga dilimpahkan oleh Penyidik PPA Polres Langkat ke JPU Kejari Stabat.

Akhirnya orang tua IF menemui Togar Lubis dan akhirnya setelah mempelajari kasusnya, Togar Lubis mencoba mempertanyakan perkara tersebut ke Polres Langkat namun tidak mendapat tanggapan. Menyikapi itu, pada tanggal 3 Juli 2018 Togar Lubis mendaftarkan Gugatan Perbuatan Melawan Hukum (PMH) ke Pengadilan Negeri Stabat terhadap 5 orang Tergugat di Polres Langkat dengan biaya pribadi sang pengacara dan mewajibkan para Tergugat membayar ganti rugi sebesar Rp. 25,- secara tanggung renteng kepada Penggugat.

Togar Lubis saat dikonfirmasi pada Rabu (15/04/2020) melalui hp selulernya mengatakan kepada awak media ini sewaktu diruang mediasi, para Tergugat, yaitu Kapolres Langkat, Kasat Reskrim, KBO Reskrim, Kanit PPA dan Juper bersedia mengajukan perdamaian dengan syarat yang ditentukan oleh Togar Lubis, yaitu segera limpahkan berkas perkara dan tersangka ke JPU Kejari Stabat. 2 minggu kemudian akhirnya R alias Ria diserahkan ke JPU Kejari Stabat dan JPU melakukan penahanan terhadap R, pungkas Togar. (Rangkuti)