Ditanya Pengadaan Toilet Darurat Di Posko Pencegahan Covid 19 Samaturue, Oknum Pejabat Ini Lontarkan Kalimat Tak Beretika!

Spread the love

SINJAI | NUANSAREALITANEWS.COM,-Pada hari Jum’at 10 April 2020, Dr Nikma B.Situru M.SI (asisten II) bersama
Direktur Tupperware Glite Sinjai, mengunjungi posko penanganan dan pencegahan covid-19 yang terletak di Desa Samaturue Kecamatan Tellulimpoe Kabupaten Sinjai dengan membawakan minuman dan makanan ringan, serta cenderamata untuk para relawan yang bertugas.

Namun, saat Tim Nuansa Realita yang dipimpin Said Mattoreang yang sekaligus bagian Peneliti dari Badan Penelitian Aset Negara Aliansi Indonesia (BPAN LAI) Sulsel , menanyakan terkait tidak adanya toilet darurat di posko, mengingat penjagaan di sini 24 jam.

Kami bertanya mungkin kalau siang hari bisa numpang di rumah warga, kalau tengah malam gmana Bu ? Dan pemeriksaan ini sudah cukup lama mulai dari Bulan Maret sampai hari ini, Kami menyarankan kalau bisa dibuatkan toilet darurat atau membenahi WC yang sumbat di pos terpadu, itu pun klau ada anggaran nya.

Mulanya, Bu asisten kelihatan merespon tapi tidak berselang beberapa menit Ia mengatakan,” ini tidak ada anggaran dan seharusnya masyarakat berterima kasih karena kita di sini juga dan sudi kiranya memberikan tumpangan untuk buangan air kecil dll,” kata asisten.

Bahkan dia juga mengatakan,” siapa yang mengeluh tidak ada WC, tunjukkan hari ini juga saya laporkan biar diganti, ini ada banyak rumah warga, masa numpang aja gak bisa!!,” ucapnya nada lantang.

“Kalau kau orang disini kenapa tidak panggil ke rumahmu?” imbuhnya.

Kami pun menanggapi nya dan nalik bertanya,” lalu kalau tengah malam tiba tiba kebelet gimana, siapa yang mau gedor pintu rumah orang?

Sang asisten langsung meminta untuk ketemu dengan Kades Samaturue, Palewai SE. disana perbincangan berlanjut dan sudah ada solusi.

Kades mempersilahkan untuk numpang buang air di rumah nya dan juga tetangganya. Namun pada saat asisten hendak pulang, lagi lagi Ia memarahi relawan dan menyuruh orang memanggil kami dan mengataka,”mana orang yang bilang tadi, jangan asal bicara kamu!
,” ujarnya kembali nada keras.

Yang lebih disayangkan lagi, dirinya sebelum meninggalkan lokasi, kembali mengatakan pada awak media dan warga Samaturue kalau ,”pertanyaan kamu bisa membuat resah warga dan bikin panik dan kamu adalah pemicunya,” tuturnya.

Saya sebagai warga di Samaturue dan sebagai sosial kontrol sangat menyayangkan seorang oknum pejabat tersebut denga cara berbicara pada relawan masyarakat dan kepada media yang seolah -olah tidak beretika dan berpendidikan.

Sebagai seorang pejabat publik seyogyanya lebih menghargai masyarakat kecil atau siapapun itu.

Yang lebih disayangkan lagi, dirinya sebelum meninggalkan lokasi, kembali mengatakan pada awak media dan warga Samaturue kalau ,”pertanyaan kamu bisa membuat resah warga dan bikin panik dan kamu adalah pemicunya,” tuturnya.

(Tim)

Related posts