0 views

Duduk di Belakang Bebs Sayang, Hatimu dan Hatiku Tetap di Depan.

Spread the love

TANGERANG | NUANSAREALITANEWS.COM,-Hari Pertama digelarnya Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) yang sudah resmi diberlakukan di Tangerang Raya yang meliputi Kota Tangerang, Tangerang Selatan, dan Kabupaten Tangerang yang terhitung mulai hari ini Sabtu (18/4/2020) sampai dengan (03/05/ 2020).

Dalam pantauan awak media terlihat PJU Polda Banten, PJU Polresta Tangerang serta personel Polres Kota Tangerang yang terlibat sprin giat Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) di Wilkum Polres Kota Tangerang. “Sabtu (18/4/2020)

Pelaksanaan PSBB yang digelar hari ini, seiring adanya keputusan Menteri Kesehatan RI Nomor HK.01.07/Menkes/249/2020 tentang penetapan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) dan adanya Surat Keputusan Gubernur Banten Nomor 443/Kep.140-Huk/2020 dan Pergub Banten Nomor 16 tahun 2020 tentang pedoman PSBB dalam penanganan Corona Virus Deseas 2019 (Covid-19) di wilayah Tangerang Raya Banten.

Di sela sela waktu penegakan PSBB salah satu Stik holder Polresta Tangerang Kompol Dodid Prastowo menegur salahsatu Pengemudi Kendaraan roda empat yang melintas pada saat Cek Point menyampaikan teguran terhadap pengemudi tersebut;

“Selamat Siang Pa, Mohon maaf agar ibu bisa duduk di belakang, (Tegur anggota Polisi)

“Mohon maaf ya, selama PSBB tidak boleh duduk di sebelah pengemudi. Mohon untuk berpindah ya pak agar duduk di belakang,” kata salah satu petugas kepada pengendara mobil.

Tak hanya memberhentikan kendaraan, petugas juga mempunyai cara untuk mengingatkan kepada penumpang yang masih duduk di depan.

Bahkan petugas melontarkan candaan jika penumpang tak mau pindah ke kursi bagian belakang.

“Ibunya duduk di belakang dulu jangan duduk di depan,”pinta seorang petugas.

“Baik Pa Polisi, (Jawab Seorang Pengemudi dengan Senyuman)

“Walaupun Beb di belakang tapi hatinya tetap ada di depan (pinta seorang pengendara tersebut kepada penumpang sambil tersenyum).

Setelah ditegur polisi, satu penumpang di mobil mengira jika pemberlakuan PSBB itu hanya diterapkan orang yang bukan anggota keluarga.

“Kirain saya orang lain yang duduknya di belakang,” ucap salah satu penumpang.

Petugas tersebut kembali mengingatkan dan melontarkan candaan kepada penumpang tersebut.

“Yang penting duduknya pindah, hatinya satu, Duduknya saja terpisah yang penting hatinya ibu enggak ke mana-mana,” kata petugas.

Seraya tersenyum dan tertawa, penumpang tersebut akhirnya duduk di bagian belakang.

“Terima kasih Ibu telah mematuhinya, Semoga dalam perjalan Bapak dan ibu selamat sampai tujuan (tutur seorang anggota Polisi)

Kapolresta Tangerang melalui Kabagsumda Polresta Tangerang Kompol. Dodid Prastowo berada dilapangan saat melaksanakan di titik cek point kepada awak media menjelaskan bahwa pemberlakuan PSBB Tangerang Raya yang meliputi wilayah Kabupaten Tangerang, Kota Tangerang dan Kota Tangerang Selatan terhitung tanggal 18 April 2020 sampai dengan 03 Mei 2020 hal tersebut dilaksanakan sebagai upaya percepatan penanganan Covid-19 secara sinergis antara TNI, Polri, Pemda, Dinas Kesehatan, Dinas Perhubungan dan Teman teman media yang ikut Mengedukasi warga.

“di mana pelaksanaan PSBB ini ada 16 check point di wilayah Kabupaten Tangerang selama pemberlakuan PSBB. “ Tuturnya

Lanjut Kabagsumda Kompol Drs. Dodid Prastowo S.IK Juga menghimbau kepada seluruh elemen masyarakat agar dapat bekerja sama dalam membantu kebijakan pemerintah dalam penangangan penyebaran virus corona (covid-19) selama diberlakukannya PSBB khususnya di wilayah Kabupaten Tangerang, Kegiatan PSBB hari Pertama berjalan lancar dan humanis di sambut baik oleh semua elemen masyarakat. “Tutupnya.

(Fitra Hadi)