FPA Minta Polisi Selidiki Dugaan Raibnya Rokok Ilegal Tangkapan Bea Cukai

Spread the love

LANGSA | NUANSAREALITANEWS.COM,- Forum Pemuda Aceh (FPA) meminta aparat Kepolisian untuk menyelidiki dugaan raibnya rokok ilegal yang berhasil ditangkap oleh pihak Bea Cukai beberapa hari lalu.

Demikian disampaikan ketua FPA Sayed Sofyan Alatas, S. Sos kepada Aceh media saptu. (19/4/2020).

“Kita minta Polisi agar dapat mengusut dan menyelidiki hasil tangkapan rokok ilegal, jangan sampai ada oknum-oknum yang bermain untuk mengambil keuntungan pribadi,”ujarnya.

Pasalnya, kata Sayed, sebanyak 354 Dus dari total 1.020 Dus rokok ilegal tangkapan Bea Cukai diduga raib tak diketahui dimana rimbanya.

Padahal diketahui, melalui rilis yang disampaikan Kabid Humas Kanwil Bea Cukai Aceh, Isnu Irwantoro pada Minggu lalu (12/4/2020) lalu mengatakan Bea Cukai Kanwil Aceh, Bea Cukai Pratama Kuala Langsa dan Kanwil Khusus Kepulauan Riau (Kepri) berhasil gagalkan upaya penyelundupan rokok impor ilegal (tidak dilekati pita cukai/polos) yang diduga berasal dari Thailand sebanyak 1.020 kardus di Perairan Peureulak, Kabupaten Aceh Timur.

Akan tetapi setelah dilakukan bongkar muat pada Selasa lalu (14/4/2020) oleh petugas KPPBC Kuala Langsa yang dimulai sekira pukul 16.30 WIB sampai dengan pukul 22.00 WIB yang kemudian dibawa ke Kantor KPPBC setempat di Jalan Cut Nyak Dhien Gampong Jawa, Kecamatan Langsa Kota.

Rokok ilegal yang awalnya diberitakan diberbagai media berjumlah sebanyak 1.020 Dus menyusut menjadi 666 Dus, jadi diketahui raib sebanyak 354 Dus.

Kasi Kepatuhan Internal KPPBC Tipe Pratama Kuala Langsa Iwan Kurniawan yang dihubungi media berdalih, jumlah ril dapat diketahui setelah dilakukan pencacahan.

“Jumlah baru bisa diketahui setelah dilakukan pencacahan bang, dan terkait selisih seperti yg tersebar di video dr rekan2 wartawan abang bisa konfirmasi ke pihak humas kanwil aceh, karena proses penindakan dilakukan oleh pihak bc kanwil aceh dan kanwil tbk,”tukas Iwan lewat pesan WhatsAppnya.

Sementara itu, Kepala Seksi Bimbingan Kepatuhan dan Humas Kanwil Bea Cukai Aceh Triyanto saat dihubungi belum memberikan jawabannya tandasnya. (Zal)

Berita Sebelumnya