HUT Ke-56 Bhakti Pemasyarakatan, Lapas Kls II B Langsa Ikuti Upacara

Spread the love

Kota Langsa | NUANSAREALITANEWS.COM, – Dalam rangka hari Bakti Pemasyarakatan ke-56, Lapas Kelas II B Langsa ikuti upacara melalui Aplikasi Zoom Teleconference di Aula Lapas Langsa. Senin (27/4/2020).

Pelaksanaan upacara berpusat di Kementrian Hukum Dan Hak Asasi Manusia RI, Jln Hr. Rasuna Said Kav 6-7 Kuningan Jakarta, yang diikuti secara bersamaan diseluruh Unit Pelaksana Tekhnis (UPT) Pemasyarakatan se -Indonesia.

Pelaksana tugas Direktur Jendral Pemasyarakatan, Nugroho, selaku Inspektur upacara utama.

Ditempat terpisah Menkumham RI, Yasonna, yang terhubung melalui Video Zoom Teleconference, dalam amanatnya memyampaikan bahwa, Sebagai pribadi, atas nama keluarga besar Kementerian Hukum dan HAM, Saya haturkan rasa duka terdalam kepada keluarga besar Pemasyarakatan, juga seluruh rakyat Indonesia.

“Yang ikut terdampak atau menjadi korban pandemi Covid-19, ini adalah ujian kita sebagai bangsa dan saya yakin, kita akan bersama-sama melewati ujian ini dengan lindungan Tuhan Yang Maha Kuasa”, Terang Menkumham.

Selanjutnya “Wabah Covid-19 bukan hanya mejadi kecemasan masyarakat umum, penyebaran Covid-19 juga menjadi kecemasan kita yang berada di lingkungan Pemasyarakatan”.

“Banyak kekhawatiran yang terjadi jika terlambat mengambil langkah dalam penanganan pandemi Covid-19, Physical distancing merupakan kunci utama dalam pencegahan penyebaran wabah Virus Corona.

“Sudah tentu ini sulit dilakukan pada sebuah institusi tertutup yang memiliki populasi hunian yang melebihi kapasitas ruang”, terangnya lagi.

Kemudian “Yang mana Komisi Tinggi PBB memberikan pertimbangan perlindungan kepada setiap orang yang berada di tempat penahanan dengan kondisi overcrowded, dan tidak dimungkinkan adanya physical distancing melalui kebijakan pembebasan sementara”.

“Beberapa Negara seperti Amerika Serikat, Iran, Afghanistan, Jerman, Kanada, Australia, dan Polandia telah menindaklanjuti dengan mengambil kebijakan untuk melakuan percepatan pengeluaran Narapidana dalam rangka pencegahan penyebaran Covid-19 agar tidak meluas”, tutur Menkumham.

“Permenkumham Nomor 10 Tahun 2020 tentang Syarat Pemberian Asimilasi dan Hak Integrasi Bagi Narapidana dan Anak, dalam rangka pencegahan dan penanggulangan penyebaran Covid-19”.

“Dalam upaya penyelamatan terhadap anak bangsa atau warga negara yang kondisinya saat ini berada di Lapas, Rutan, dan LPKA. Untuk mengurangi kepadatan hunian, mereka yang sudah memenuhi syarat diberikan pembinaan luar lembaga atau ditengah-tengah masyarakat yaitu asimilasi di rumah”.

Menkumham RI, Yasonna menambahkan, pada Peringatan hari Bhakti Pemasyarakatan ini sebelumnya juga diadakan Doa dan Zikir bersama melaluli Media Teleconference Aplikasi Zoom, ujarnya. (Zainal)