KESADARAN MASYARAKAT DI MAKASSAR MASIH KURANG, TERKAIT UJI COBA PSBB DAN MEMAKAI MASKER

Spread the love

MAKASSAR |SULSEL | NUANSAREALITANEWS.COM — Kota Makassar mulai melakukan uji coba penerapan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB). Selasa (21/4/2020) hingga tiga hari ke depan. Sementara Pemberlakukan secara resmi baru akan dimulai pada Jumat, (24/4/2020).

Namun demikian, ditengah uji coba PSBB sebagian warga di Makassar masih banyak ditemukan yang beraktivitas di luar rumah dan bahkan tidak menerapkan social distancing.

Juru bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Makassar Ismail Hajiali mengakui saat uji coba PSBB mulai dilakukan, masih ada beberapa tempat usaha seperti warung kopi atau warkop yang buka dan dipadati warga. Selain itu, beberapa jalan utama di Makassar juga masih ramai. Dia juga mengatakan ada juga rumah makan yang masih melayani pembeli di tempatnya.

“Kesadaran warga untuk memakai masker masih sangat minim. Pasar juga buka lebih dari batas jam operasional (jam 12.00) yang sudah ditetapkan,” ujar Ismail.

“Sementara itu, Kabid Humas Polda Sulsel, Kombes Pol Ibrahim Tompo, beberapa hari terakhir menyampaikan, sejumlah pembatasan dan pelarangan akan dilakukan selama PSBB, yang diatur dalam Peraturan Wali Kota (Perwali) Makassar, seperti pelarangan perkumpulan atau pertemuan, baik itu hiburan, politik atau pun olahraga.

“Aparat dapat membubarkan kerumunan orang di tempat umum demi memutus mata rantai penyebaran virus corona,” ujar Ibrahim kepada wartawan.

Begitu pula sekolah dan tempat kerja, Ibrahim menyebut, semua diliburkan. Tempat ibadah juga diimbau untuk ditutup sementara. Pembatasan jumlah penumpang dalam kendaraan, baik mobil atau sepeda motor. Pengecualian bagi transportasi barang kebutuhan dasar penduduk. Untuk ojek atau pengemudi transportasi online, yang hanya boleh membawa barang dan tidak boleh penumpang.

(Joko).

Related posts