Ketua DPD Partai Solidaritas Indonesia Kota Cimahi Johar Pratama Putra S.Pd, Angkat Bicara

Spread the love

Cimahi | NUANSAREALITANEWS.COM,-Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) sudah berjalan 6 hari dari 14 hari yang di rencanakan, akan tetapi nampaknya bantuan sembako dari Pemerintah Kota Cimahi belum juga turun.

Sebagai Ketua DPD Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Cimahi, Johar Pratama Putra S.Pd ketika diwawancara nuansarealitanews.com, Selasa (27/04/2020).

“Pemerintah kota seharusnya segera mengambil langkah konkrit yang berdampak terhadap ekonomi sosial,
bukan malah terkesan gagap menangani covid-19”, ucap Johar.

Semakin bertambah warga kota cimahi yg terpapar covid-19, kasus positif di Kota Cimahi terus mengalami lonjakan per tanggal 27 saja pasien positif bertambah menjadi Positif 54, PDP 65, ODP 834 dan meninggal 3 orang (DATA PANTAUAN COVID-19 KOTA CIMAHI)
dengan adanya lonjakan tersebut perlu perhatian serius dari pemerintah kota cimahi agar bisa menghambat penyebaran virus Covid-19, selain itu bantuan yang di janjikan pemerintah sampai saat ini sebagian besar warga belum bisa di terima sedangkan PSBB sudah berjalan 6 hari dari 14 hari, di lain pihak warga di batasi aktifas sedangkan keperluan pangan mereka mencari setiap hari.

“Jika tidak serius memberi cepat bantuan bisa menjadi bola salju yang membuat kalut masyarakat, Saya khawatir akan ada masa krusial yang lebih berat lagi”, pungkasnya.

Dalam Situasi saat ini peran pemerintah sangat di perlukan memberi kebijakan lebih cepat dan masif minimalisir penyebaran virus yang bisa berdapak terhadap ekonomi sosial masyarakat kota cimahi jika lambanny penanganan..

Sementara menurut pantauan dilapangan, warga mulai mengeluhkan kondisi PSBB yang benar-benar membatasi gerak untuk yang berpenghasilan harian.

“Kapan bantuan sembako dari pemerintah turun dibagikan, padahal bantuan dari perorangan atau swasta sudah ada, itupun terbatas”, ungkap Heri warga cibeureum.

Ini justru bantuannya seperti kampanye, bergambarkan foto pribadinya, seharusnya pemerintah dengan situasi ini lebih cepat menyalurkan bantuan sembakonya.

“Sampai kapan masyarakat harus sabar menunggu bantuan dari pemerintah”, tegasnya.

(Dewa)

Related posts