Desember 3, 2020

NUANSA REALITA NEWS

OTENTIK MENGUNGKAP FAKTA

10 Views

Komisi I DPR RI: Medco & Rekanannya Jangan Curi Start Lockdown, Ayo Bantu Rakyat Aceh Timur

2 min read
Spread the love

Aceh Timur | NUANSAREALITANEWS.COM, – Dengan kondisi Lockdown PT Medco E&P Malaka diminta untuk tidak curi start Lockdown saat kondisi masyarakat Aceh Timur yang tidak menentu, di tengah darurat virus covid-19.

”Perusahaan Migas ini, diharapkan lebih peka dengan situasi masyarakat di Aceh Timur. Jangan sedikit-sedikit ke Pusat saja untuk cari kesempatan.Terus, rekanan yang selama ini mendapat keuntungan dari Medco juga harus ikut bergerak membantu masyarakat Aceh timur dan Rumah Sakit yang ada di Aceh Timur selama masa darurat wabah ini,” demikian ditegaskan Anggota Komisi I DPR RI, Ilham Pangestu di ruang kerjanya, Selasa (31/3/2020).

Dikatakan Ilham, dalam kondisi saat ini, seluruh elemen dan potensi yang ada di Aceh Timur ini, harus berinisiatif mengambil peran masing-masing untuk saling membantu tanpa harus menunggu instruksi dari pemerintah daerah. Sehingga upaya pencegahan dan pemberantasan penyebaran covid-19 di seluruh Aceh terutama di Aceh Timur, dapat berjalan dengan baik dan cepat berakhir pula .

Tambahnya lagi , Ilham Pangestu meminta PT. Medco E & P Malaka berikut para rekanan yang selama ini mengambil keuntungan dari perusahaan tersebut, untuk itu saat ini turut serta secara proaktif membantu masyarakat di Aceh Timur ini dan tidak menutup mata tentang musibah ini.

“Kita minta Medco dan Rekanan jangan ‘lari’ dari masyarakat serta tidak tutup mata dengan kondisi yang ada ini. Ayo bantu masyarakat Aceh Timur sekarang,” demikian Ilham Pangestu menyampaikan.

Sebagaimana diketahui, sejak merebaknya virus Corona di Aceh, perusahaan migas ini yang beroperasi di Aceh Timur yaitu PT Medco E & P Malaka dan para rekanannya, sepertinya ‘tiarap dalam menghadapi permasalahan ini’ dan terkesan lari dari tanggungjawab sosialnya.

Jangankan menyalurkan bantuan APD untuk tenaga Medis yang sangat diperlukan di Rumah Sakit Aceh Timur, Masker untuk warga lingkar tambang pun saja enggan mereka bagikan bagai mana pula yang lainya .

Sejumlah Wartawan telah berupaya menghubungi Humas PT Medco, namun humas perusahaan tersebut hanya bisa menjawab “kami lagi menunggu Instruksi dari pusat, dan mengenai pernyataan resmi untuk wartawanpun kami juga lagi menunggu realise dari pusat ujarnya”.

Kondisi yang lebih memprihatinkan lagi, dimana salah satu jalur masuk covid 19 ini adalah adanya warga atau pekerja yang keluar masuk Aceh, baik dari luar negeri, maupun dari luar Aceh itu sendiri. Pihak perusahaan Medco sendiri, masih melakukan sistim ini, dimana karyawannya masih diberlakukan sistim kerja on-off.

Ketika karyawan mereka ada yang sedang off, maka karyawan tersebut kembali ke kampung halamannya masing-masing di luar Aceh. Begitu juga ketika sedang on, mereka akan datang kembali bekerja di PT Medco tersebut dan kondisi ini bisa jadi jalur masuknya virus covid-19 di Aceh Timur ini tandasnya .(Zainal).