Napi Ucapkan Terima Kasih Ke Menteri Hukum Dan Ham, Setelah Bebas Dari LPN II B Langsa

Spread the love

Kota Langsa, Aceh | NUANSAREALITANEWS.COM, – Kepala Lembaga Pemasyarakatan Narkotika II B Langsa, Herman Anwar, Amd.IP.SH, kembali membebaskan dua orang Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) yang masing-masing telah menjalani 2/3 masa pidana, Kamis, 16 April 2020.

Pembebasan Narapidana tersebut berdasarkan Permenkumham No. 10 tahun 2020 tentang syarat pemberian asimilasi dan hak integrasi bagi narapidana dan anak dalam rangka pencegahan penanggulangan penyebaran virus corona (Covid-19).

Kalapas Narkotika IIB Langsa, Herman Anwar Amd. IP. SH, melalui Kasie Binadikgiatdiatja, Yopi Syahputra, SH, dalam siaran persnya mengatakan,”Dalam pelaksanaan Permenkumham. No 10. Tahun 2020, sampai dengan hari ini Lapas Narkotika II B Langsa telah memberikan asimilasi di rumah sebanyak 36 orang WBP, bertujuan untuk mendukung program pemerintah dam upaya pencegahan dan memutus mata rantai Pandemi Covid-19,” Jelasnya.

Lanjut Yopi kembali,”Dari keseluruhan Narapidana yang telah menjalani pembebasan asimilasi di rumah telah terlaksana dengan baik dan dalam proses administrasi para narapidana tidak ada atau tanpa di pungut biaya apapun, hal ini juga di ungkapkan oleh WBP Fatwa Fasat yang di dampingin temannya Ryan,”Alhamdulillah hari ini saya dapat menjalankan asimilasi di rumah dan semua itu tanpa biaya , terima kasih kami ucapkan kepada Bapak Menteri Hukum dan Ham yang telah memperhatikan kami, sekali lagi terima kasih yang tak terhingga karena tahun ini selain saya menjalani asimasi di rumah juga ramadhan tahun ini kami dapat berkumpul bersama keluarga,” Kata Fatwa dengan suara bergetar dan mata berkaca kaca.

Sementara Kakanwilkumham Aceh, Zulkifli SH.MH, Melalui Kadivpas Drs. H. Meurah Budiman SH. MH, Menyampaikan,”Dalam upaya memutus mata rantai Covid-19, jajaran Kanwilkumham Aceh akan selalu mendukung segala program Pemerintah dan pada setiap kegiatan lebih mengutamakan protokol kesehatan atau social distancing serta kepada WBP yang telah mengikuti asimilasi di rumah agar mentaati aturan yang berlaku dalam mendukung program pemerintah,” Tegas Meurah Budiman yang tidak lama lagi akan pindah ke Provinsi Jawa Tengah tandasnya.(zainal).