0 views

PEMKOT MAKASSAR MEMBERLAKUKAN PSBK DI 4 KECAMATAN

Spread the love

MAKASSAR | SULSEL | NUANSAREALITANEWS.COM — Minggu, 12 April 2020, adalah hari pertama diberlakukannya PSBK (Pembatasan Sosial Berskala Kecil) di empat Kecamatan dalam Wilayah Kota Makassar, yakni Kecamatan Rappocini, Tamalate, Manggala, dan Panakkukang, ternyata berjalan seperti biasa-biasa saja. Bahkan masyarakat terkesan tidak mengetahui tentang pemberlakuan PSBK.

Dg Ti’no sendiri yang warga kelurahan Manggala kepada awak media, Minggu sore, 12/4/20, mengatakan bingung soal adanya PSBK itu, sebab baik ketua RW maupun ketua RT, tidak pernah menyampaikan kalau ada penerapan PSBK.

“Apa itu pak PSBK saya tidak mengertika kodong “Dg Ti’no malah balik bertanya ke awak media yang menemuinya.

Tokoh masyarakat Manggala, Umar Arif Ruhma,SH mempertanyakan sejauh mana komitmen Pemkot Makassar dalam pemberlakuan PSBK ini, kenapa sudah masuk di hari pertama pemberlakuan PSBK justeru berjalan seperti biasa-biasa saja. Sama saja dengan hari-hari sebelumnya, tidak ada gerakan yang nampak dilakukan dari Pemerintah setempat. Camat, Lurah, sampai ke tingkat RW dan RT, tidak ada yang muncul ke warga memberitahu bila ada pemberlakuan PSBK di Manggala.

Bagi Umar Arif Ruhma pemimpin umum Koran Inspirasi Rakyat ini menilai, pemerintah Kota Makassar hanya setengah hati memberlakukan PSBK, padahal sudah mendapat dukungan dari Gubernur SulSel Nurdin Abdullah.

Menurut Umar, semestinya di hari pertama PSBK semua RW dan RT sudah turun ke warga membagikan sembako terutama kepada mereka yang sangat membutuhkan.

Kemana itu 60 ribu paket sembako dari Pemkot. Siapa yang dapat itu 30 ribu paket sembako yang konon dibagi-bagi sebelumnya, kata Umar bernada tanya.

Di empat kecamatan sebagai wilayah pemberlakuan PSBK, nyaris tidak terdapat tanda yang menunjukkan pemberlakuan PSBK. Masyarakat terlihat tetap beraktifitas seperti biasa.” pungkasnya.

(Joko/Zhoel).