Desember 3, 2020

NUANSA REALITA NEWS

OTENTIK MENGUNGKAP FAKTA

11 Views

Pj. WALIKOTA MAKASSAR : WARUNG MAKAN DAN WARUNG KOPI HANYA BISA MELAYANI PEMBELI ” TAKE AWAY” SAJA

2 min read
Spread the love

MAKASSAR | SULSEL | NUANSAREALITANEWS.COM –Penularan secara lokal virus Corona atau COVID-19 di Kota Makassar terdata cukup tinggi. Olehnya, warga Makassar yang ditemukan ramai berkumpul di warung makan dan warung kopi, menurut Pj Wali Kota Makassar Iqbal Suhaeb dalam keterangan tertulisnya, Sabtu (4/4/2020), disinggahi dan diminta pulang kerumah masing masing.

“Sejumlah warung makan dan warung kopi yang terlihat ramai orang berkumpul disinggahi dan diminta untuk segera kembali ke rumahnya masing-masing,” kata Iqbal Suhaeb.

“Adapun Pj Walikota Makassar Iqbal, didampingi Kapolrestabes Makassar, Kombes Yudhiawan, Komandan Kodim 1408/BS Makassar Kol (Inf) Andriyanto, dan Tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19 Kota Makassar, pada Jumat (3/4/2020) malam telah menyisir sejumlah warung kopi hingga tempat hiburan yang ada dalam wilayah Kota Makassar. Hasilnya masih banyak ditemukan keramaian di lokasi-lokasi tersebut.

“Kondisi Kota Makassar masih terlihat relatif ramai di sejumlah tempat. Padahal berbagai tempat hiburan, pusat perbelanjaan, termasuk toko-toko yang tidak menjual makanan dan obat-obatan sudah tidak beroperasi untuk sementara waktu,” kata Iqbal.

Terkait pentingnya social distancing atau menjaga jarak di tengah virus Corona, Iqbal memgatakan pemilik warung kopi hingga tempat makan hanya diperbolehkan melayani pembeli yang langsung membawa pulang barang yang dibeli.

“Semua yang sudah kita lakukan tidak akan ada gunanya jika warga masih saja keluyuran di luar seperti ini. Makanya kita minta warung makan boleh buka tapi hanya melayani pembelian ‘take away’ saja, makanannya di bungkus dan dimakan di rumah bersama keluarga,” kata Iqbal.

“Juga warung-warung kopi, jangan mi dulu memasang kursi dan meja untuk pembeli, kopinya dibungkus dan diminum di rumah,” sambung Iqbal.

Sebagai informasi, sebelumnya diberitakan jumlah pasien positif virus Corona (COVID-19) di Sulawesi Selatan (Sulsel) dari 66 orang bertambah 14 pada Jumat (3/4/2020) sehingga menjadi 80 orang. Dari 14 yang terdata, 13 orang tertular secara lokal di Kota Makassar dan 1 orang lainnya merupakan warga Kabupaten Pinrang yang baru pulang dari ibadah umroh.

“(Sebanyak) 13 pasien yang positif (terdata hari ini) di Makassar itu seluruhnya adalah local transmission (penularan lokal). Ini menandakan bahwa perpindahan virus ini sudah antar warga Makassar dan 1 (positif Corona lainnya) yang ada di Pinrang itu klaster umroh,” ujar Kepala Dinas Kesehatan Sulsel dr Ichsan Mustari dalam keterangannya melalui konferensi video di Makassar, Jumat (3/4/2020).

(Tim).