POLRES PALOPO BERHASIL RINGKUS 3 ORANG PELAKU NARKOBA

Spread the love

PALOPO | SULSEL | NUANSAREALITANEWS.COM — Memasuki akhir periode Operasi Anti Narkotika (Antik) 2020, Satuan Reserse (Satres) Narkoba Polres Palopo, kembali meringgkus 3 orang pelaku narkoba.

Ketiga pelaku masing-masing berinisial, AS (21) warga Jalan Kelapa, SA (26) warga jalan Andi Kambo, dan MF (21) warga Kabupaten Luwu Timur.

Ketiga pelaku diamankan ditiga lokasi yang berbeda di Kota Palopo, Rabu (1/4/2020) lalu. Awalnya, polisi meringkus AS di Perumahan Hartaco, Kelurahan Benteng, Kecamatan Wara Timur, Kota Palopo.

Dari tangan tersangka AS polisi berhasil mengamankan barang bukti berupa satu saset sabu seberat 0,56 gram. Setelah, diintrogasi tersangka AS mengaku jika barang haram tersebut, ia dapatkan dari SA.

Tak mau kehilangan buruannya, polisi langsung mengejar dan berhasil meringkus tersangka SA dikediamannya di Jalan Andi Kambo, Kelurahan Sarutangnga, Kecamtan Wara Timur, Kota Palopo.

“Kita langsung melalukan penggeledah dirumah pelaku, namun kita tidak menemukan barang bukti. Setelah diintrogasi, tersangka (SA) mengaku jika sabu yang dijualnya didapat dari MF,” kata Kasat NArkoba Polres Palopo, AKP Zainuddin dalam keterangan tertulisnya, Kamis (2/4/2020).

Lanjut, dirinya mengatakan jika pihaknya kemudian mengejar dan berhasil menangkap pelaku MF di Jalan We Cudai, Kota Palopo.

“Dari tangan pelaku, kita mengamankan barang bukti berupa, dua saset sabu dengan berat 1,88 gram yang ditemukan dikantong saku celana kecil sebelah kanan bagian depan yang dikenakannya, uang tunai Rp.450 ribu dan satu unit hp,” tambahnya.

Tidak hanya itu, Zainuddin juga mengatakan jika saat ini, pihaknya masih mengejar satu pelaku lainnya yang diduga sebagai bandar.

“Setelah kita introgasi, MF mengaku jika sabu tersebut didapatkan dari salah seorang Warga Kabupaten Pinrang, yang kini masuk dalam Daftar Pencarian Orang (DPO) Polres Palopo,” jelasnya.

Pelaku dan Barang Bukti, kini diamankan di ruang Satres Narkoba Polres Palopo, untuk proses penyelidikan dan penyidikan lebih lanjut.

“Ketiganya kami jerat dengan pasal 114 ayat (1) sub pasal 112 ayat (1) sub pasal 127 ayat (1) huruf (a) undang-undang nomor 35 tahun 2009 tentang Narkotika dengan ancaman hukumannya 5 tahun keatas,” kunci Zainuddin.”

(Joko).

Related posts