Desember 3, 2020

NUANSA REALITA NEWS

OTENTIK MENGUNGKAP FAKTA

10 Views

PTP N I UNIT KEBUN TUALANG SAWIT BERHASIL MENGAMANKAN TIGA ORANG TERDUGA PELAKU PENCURIAN TBS

2 min read
Spread the love

LANGSA | NUANSAREALITANEWS.COM,- “PT Perkebunan Nusantara I Unit Kebun Tualang Sawit pada hari Minggu Tanggal 12 April 2020 berhasil mengamankan tiga orang terduga pelaku pencurian tandan buah segar (tbs) yang berjumlah 30 pada media,” ungkap Saipullah. SE selaku Humas di ruang kerjanya, Senin (13/4/2020).

Kini ketiga pelaku pencurian tbs buah sawit segar itu atas nama:

  1. Tz. Usia 48 Tahun Alamat Desa Alue Ie Putih Dusun Lama Kecamatan Manyak Payed Aceh Tamiang
  2. AW. Usia 48 Tahun Alamat Desa Alur Teh Dusun Keluarga Kecamatan Birem Bayeun kabupaten Aceh Timur
  3. Ti. Usia 40 tahun Alamat Desa Alur Teh Dsn.Sukaharjo Kecamatan Birem Bayeun Aceh Timur

Dengan kronologis kejadian, ketiga tersangka tersebut ditangkap oleh pihak pengamanan Kebun Tualang Sawit saat sedang mengabil tandan buah sawit milik PTP N I Unit Kebun Tualang Sawit itu dengan cara memakai alat panen egrek serta dipanen, diangkat dan dikumpul di suatu tempat untuk kembali dimuat oleh kenderaan,” paparnya.

“Saat ini tersangka dan barang bukti telah diserahkan ke Polsek Birem Bayeun yang kini di wilayah hukum Polres Kota Langsa itu,” sambungnya.

Seraya menambahkan,” dengan tertangkapnya pelaku pencurian ini, kami berharap kedepan agar para pelaku bisa bertaubat untuk tidak melakukan pekerjaanya lagi, serta itu boleh dikatakan pencurian tentu dengan cara melawan hukum, dan melanggar peraturan perusahaan yang akhirnya merugikan negara, diri sendiri beserta keluarganya,” imbuhnya.

Kini PT Perkebunan Nusantara I tidak pernah bertoleransi terhadap perbuatan yang dapat merugikan perusahaan dan Negara, himbauan kami kepada para pelaku pencurian tbs agar berhentilah melakukan pencurian maupun penjarahan tandan buah segar PTP N I, karena saat ini semua unit PTP N I telah dilengkapi dengan tenaga pengamanan dari Polri maupun TNI. Bila tetap juga melakukan hal tersebut pasti akan tertangkap oleh pihak keamanan dan akhirnya diproses secara hukum yang berlaku,” tandasnya. (Zainal).