Ratapan Pengabdian 12 Tahun Menjadi Guru Bakti Upah 100.000 Perbulan

Spread the love

LANGSA | NUANSAREALITANEWS.COM,- Dengan rasa sedih campur kesal guru bakti SD N 3 kota Langsa inisial “S” menyampaikan pada media ini Rabu (29/4/2020), kisahnya, pertama kali mengabdi sebagai guru bakti tahun 2008 di beri honor perbulan Rp.350.000, kemudian diturunkan perbulan menjadi Rp 300.000, ditunkan lagi perbulan Rp 250.000 diturunkan lagi Rp.200.000 perbulan kemudian diturunkanya lagi Rp.150.000, dan saat ini tinggal 100.000 perbulan di tahun 2020 ini, jelasnya.

Kemudian kata dia, tahun 2020 ini gaji hanya di bayar 3 bulan sebesar Rp.300.000 dan di potong lagi 50.000 untuk bayar WFI. seharusnya gaji kami 4 bulan tetapi baru di bayar 3 bulan. 12 tahun saya mengabdi di SD ini bukan nya gaji di naik kan malah di kurangi dan di potong lagi, paparnya.

Juga hal senada di lontarkan guru bakti yang baru mengabdi 3 taun, berini sial “Y” kata dia, nasip saya tidak jauh beda dengan “S” saya terima gaji tiga bulan sebesar Rp.300.000 dan di potong Rp.50.000 katanya untuk bayar Wif, sehingga yang saya terima selama 3 bulan hanya Rp.250.000, di tahun 2020 ini ucapnya.

Padahal saya saat ini dalam kondisi hamil saya mengajar Oleh raga, tetapi malah di tuduh kami tidak bekerja, katanya.

Kemudian awak media ini menghubungi salah seorang guru bakti di sekolah yang sama dan tidak mau di sebut namanya via telpon selulernya dan di ujung telpon dia mengatakan bahwa baru di bayar gaji selama 3 bulan sebesar Rp.900.000 tapi yang saya terima hanya Rp.800.000 karena Rp.100.000 di potong untuk bayar Wifi kata nya singkat.

Ini sangat luar biasa. Mendikbud telah mencanangkan selama virus Covid 19 ini bagi sekolah kecil 20 persen dana Bos untuk gaji guru honor/ bakti, dan selama masa virus Covid ini honor guru bakti di naiakan, bukan malah di potong gajinya dan di pangkas lagi seharusnya di bayar 4 bulan ini cuman di bayarkan 3 bulan dengan dalih bulan April sekolah sudah di liburkan.

Sebelum nya Selasa (28/4/2020) saat di konfirmasi awak media ini Ibu Kepala SD N 3 kota Langsa inisial “A” tersebut menyampaikan bahwa dirinya telah membayar semua gaji guru bakti selama empat bulan.

” Kita sudah bayar honor guru bakti termasuk OP, selama 4 bulan, kecuali dua guru bakti S dan Y, mereka berdua hanya dibayar gaji selama 3 bulan kerena mereka tidak bekerja, bahkan di beri jam mengajar mereka tidak mau” ujar ibu Kepsek itu di sekolahnya.

Ibu Kepsek kembali berdalih, bahwa sudah menaikkan gaji guru bakti sesui kinerjanya di masa Covid 19 ini. Tetapi pada kenyataannya ibu kepsek bukannya menaik kan gaji guru bakti malah membebankan biaya Wif pada guru bakti tersebut.

“Ironisnya lagi dikemanakan gaji guru bakti satu bulan lagi ini……..,,…….”?.

Untuk memperjelas pernyataan kepsek “A” awak media ini kembli menjumpai guru bakti S dan Y dan mempertayakan apa benar mereka tidak mau di beri jam mengajar…?. Pada dirinya.

Dengan tegas mereka mengatakan bahwa, mereka tidak pernah menolak bila di beri jam belajar, saya dudah 12 tahun mengabdi di sekolah tersebut masak menolak di beri jam mengajar, Jagan lah mengkambing hitam kan kami sebagai guru bakti ini, bahkan bulan depan kami hanya di bayar Rp.50.000 perbulan, ujar “S”. Dengan sangat sedih nasib kami ini pak mengharap gaji yang sedemikian kita berharap kiranya pemerintah agar dapatkah memperhatikan kinerja guru tandasnya.(Zainal).

Berita Sebelumnya