Sisa Galian Pipa PDAM Desa Palangka Diduga Kontraktor Tidak Bertanggung Jawab !

Spread the love

SINJAI | NUANSAREALITANEWS.COM,-Kamis (9/4/2020). Penggalian dan penanaman pipa di PDAM di Dusun Honto dan Dusun Pao-Pao Desa Palangka, Kecamatan Sinjai Selatan, Kabupaten Sinjai, Sulsel dinilai sangat merugikan warga sekitar.

Pasalnya, sedimen dibiarkan bertumpuk di bahu jalan yang akhirnya menyumbat drainase, jalan rusak dan Dekker masuk ke rumah warga juga turut dibongkar tanpa ada upaya untuk memperbaiki kembali.

Sesuai kesepakatan pada saat musyawarah di Aula Kantor Kecamatan Sinjai Selatan beberapa waktu lalu. Belum lagi warga yang jatuh karena jembatan penyeberangan ke rumahnya dibongkar dan diganti papan yang akhirnya warga tersebut cacat sampai saat ini.

Pemerintah setempat pada saat dikonfirmasi awak media membenarkan hal tersebut. Di hari yang sama, melalui akun Humas PDAM Sinjai saat dikonfirmasi , oleh kepala IKK, A. Sadly Najamuddin , angkat bicara dan mengatakan bahwa “ini bukan kewenangan PDAM untuk melakukan perbaikan atau menggali sisa galian yang menyumbat drainase. Dan juga segala kerugian masyarakat baik secara fisik maupun materi. Karena ini belum diserahterimakan, kalaupun besok lusa pengoperasian nya diserahkan sepenuhnya kepada PDAM, tetap juga di luar tanggung jawab kami,” ujarnya

IKK sempat memberi masukan kepada kami untuk pengusulan agar dianggarkan di desa pemberdayaan untuk masyarakat dan opsi kedua IKK menyarankan warga untuk gotong royong.

Ini sangat keliru dan lucu, sebagaimana diketahui, semua sudah ditender dengan anggaran yang besar, seharusnya pihak PDAM jangan pernah mau serah terima pekerjaan sebelum hak hak masyarakat yang sempat dirusak dibenahi kembali.

Bahkan kata IKK,” pekerjaan saya dengan teman teman hanya mengurusi pipa bocor, buka penggali GOT!!!,” katanya.

Hingga berita ini diturunkan, pihak kontraktor belum dapat dikonfirmasi karena alamat dan kontak belum diketahui.

(Said)

Related posts