Tengku Azhar : Jangan Ada Niat Ambil Keuntungan Soal Sembako

Spread the love

Nuansarealitanews.com, Tanjungpinang – Hingga saat ini penyaluran sembako ke masyarakat Tanjungpinang dampak pandemic darurat Covid-19 masih belum terlaksana sementara alokasi penanganan bencana ini telah disetujui oleh DPRD Kota Tanjungpinang, melalui Rapat Paripurna, Rabu (8/4/2020) silam.

Ketika saya mengikuti sidak Komisi I DPRD kota tanjungpinang ke Dinas Sosial kemarin (21/4/2020), saya menilai ada rasa kekecewaan anggota DPRD yang melakukan sidak tersebut. Demikian disampaikan Tengku Azhar, Pegiat Anti Korupsi LSM Getuk Kepri, kepada Nuansarealitanews.com di Selera, Komplek Bintan Center. Rabu (22/4/2020).

Dengan lambannya penyaluran sembako tersebut, bisa saja masyarakat menduga ada niat ambil keuntungan soal pengadaan paket sembako. Lanjutnya

“Seharusnya jauh – jauh hari Pemerintah Kota sudah melakukan verifikasi data mengantisipasi dampak yang akan terjadi pasca Covid-19.” tegasnya.

Sehingga dengan pendataan yang akurat itulah sebagai dasar pengajuan data bantuan sembako.

Jelas sudah dianggarkan sebesar 4 miliar lebih untuk dana bantuan sembako, kenapa tidak juga dilakukan pembagian tersebut.

“Gunakan alokasi yang sudah ada, lalu bagikan kepada masyarakat, bila sudah dibagikan dan masih ada yang belum dapat, ajukan kembali ke Pemerintah Kota Tanjungpinang. Tentunya penyaluran tersebut harus benar – benar transparan dan tepat sasaran.” tegasnya.

Tengku merasa heran pembagian sembako ke masyarakat, Dinas Sosial berdalih masih menunggu SK dan Perwako.

“Tidak harus menunggu SK dan Perwako, kan bisa disejalankan sambil menunggu SK dan Perwako. Jangan sampai masyarakat menilai Pemerintah tidak serius untuk itu.” lanjutnya.

Ini yang harus disikapi oleh pemerintah, jangan menunda yang seharusnya bisa cepat ditangani.

“Jangan sampai masyarakat menilai ada niat mengambil keuntungan soal sembako. Karena dari awal penganggaran hingga saat ini, kami dari LSM Gerakan Tuntas Korupsi) GETUK Kepri tetap memantau dan mengaeasi terkait anggaran yang digunakan untuk penanganan Covid-19 di Kepri.” tutupnya.

(simon.STp)

Related posts