Warga Yang Dikarantina Akibat Covid-19 Ditanggung Biaya Hidup

Spread the love

LANGSA | NUANSAREALITANEWS.COM,– Pemerintah Desa Gampong Sidodadi, Kecamatan Langsa Lama membiayai semua kebutuhan warganya yang sedang jalani karantina mandiri akibat Covid-19.

“Seluruhnya ditanggung desa yang bersumber dari Dana Desa sumber APBN,” ungkap Gechik Gampong Sidodadi, Rahmad Hidayat, SH kepada wartawan. Selasa (28/04/2020).

Sebelumnya, ia menjelaskan bahwa, saat ini di Gampong nya sedang dilakukan karantina mandiri kepada 11 orang warganya yang baru pulang dari luar daerah.

”Sampai hari ini kita melakukan Isolasi/karantina mandiri di rumah ada 8 orang dan di posko ada 3 orang. Jadi total warga yang di karantina berjumlah 11 orang,” papar Gechik Dayat panggilan akrabnya.

Dengan keterbatasan aktifitas warganya tersebut, Gechik Dayat tak tinggal diam, kepada 3 warga yang berada di posko karantina di tanggung seluruh biaya hidupnya selama jalani karantina melalui Dana Desa.

Sementara 8 warga lainnya yang di karantina di rumahnya masing-masing juga diberikan Vitamin dan makanan untuk berbuka puasa yang dananya juga bersumber dari Dana Desa (APBN).

“Langkah ini, merupakan upaya kami agar dapat membantu warga atas keterbatasannya dalam melaksanakan aktifitas, sehingga hampir dikatakan tak mungkin memperoleh penghasilan,” kata Dayat.

Selain itu, langkah ini juga menjadi harapan bersama agar dapat memutus mata rantai pandemi covid-19 sekaligus menyadarkan warga untuk melaporkan diri apabila melakukan riwayat perjalanan dari zona merah pandemi covid-19.

“Jangan sampai warga tidak jujur, kita semua bisa terjangkit, seperti kejadian di beberapa daerah,”

Jadi, ia berharap warga laporkan diri, kiranya baru dalam perjalanan pulang, terutama dari zona merah covid-19,” pungkas Gechik Dayat yang juga Ketua Relawan Covid-19 Gampong Sidodadi.

Gechik Dayat juga menjelaskan adapun warga yang di karantina mandiri tersebut baru pulang dari Banda Aceh, Lhokseumawe dan Aceh Utara.

Sementara yang sedang di isolasi di rumah Posko Karantina Gampong Sidodadi, sebelumnya baru dalam riwayat perjalanan dari Pekan Baru sebanyak 1 orang dan 2 orang dari Batam.

Untuk 3 orang yang di karantina di Posko Karantina, sudah disiapkan beberapa kamar khusus milik gampong lengkap dengan fasilitasnya,” tandas Gechik.(Zainal)

Berita Sebelumnya