DI TENGAH PANDEMI, MASIH ADA PASIEN CORONA DITOLAK DI RSUD BANTAENG

Spread the love

BANTAENG | SULSEL |NUANSAREALITANEWS.COM — Seorang ibu rumah tangga inisial H (36), warga Kabupaten Jeneponto dinyatakan terpapar Covid-19 berdasarkan hasil rapid test reaktif saat di periksa di RSUD Anwar Makkatutu, Kabupaten Bantaeng.

Dimana yang bersangkutan merupakan seorang pasien Obstetri dan Ginekologi (Obgin) atau masalah kehamilan dan organ reproduksi wanita. Dia dirawat di Rumah Sakit Prof Anwar Makkatutu, Kabupaten Bantaeng, Sulawesi Selatan, pada Minggu (3/5/2020) kemarin.

Kendati, pihak RSUD Bantaeng, diduga tolak rawat pasien terpapar Covid-19. Hal tersebut terkuak setelah, pasien H (36) yang sempat menjalani operasi SC di RSUD Bantaeng, kini telah dialih rawat ke RSUD Lanto Daeng Pasewang Jeneponto, tanpa ada alasan yang jelas.

Humas RSUD Lanto Dg Pasewang Jeneponto Fitriani, membenarkan jika ada pasien dialih rawat dari RSUD Anwar Makkatutu ke RSUD Jeneponto. Kini pasien tersebut telah menjalani isolasi.

Memang ada pasien berinisial H (36) dialih rawatkan dari RS Anwar Makkatutu, ke RSUD Jeneponto,” katanya.

Namun, Fitriani menampik, bahwa pihak RSUD Bantaeng, diduga tidak pernah merawat pasien berstatus ODP, PDP maupun Positif, sehingga pasien H (36) dialih rawat ke RSUD Jeneponto.

“Kemungkinan pihak (RSUD Bantaeng) tidak pernah merawat pasien ODP, PDP maupun Positif, sehingga dialih rawat dari RSUD Bantaeng ke RSUD Jeneponto, hingga kini belum ada penjelasan sebab dan alasan pasien ini dialih rawat” ucap Fitriani keawak media, Senin,04/Mei/2020.

Kata dia, setelah pihak RSUD Bantaeng melakukan operasi CS, selanjutnya pasien tersebut dialih rawat ke Jeneponto. sementara soal gejala pasien, Fitriani mengaku tidak tau.

“Di Bantaeng di CS, nanti setelah di CS baru dialih rawat ke RSUD Jeneponto.Pihak Bantaeng yang tau persis soal gejalanya,” terangnya.

Ditempat terpisah, Juru Bicara (Jubir) Covid-19, Mustaufiq mengatakan, bahwa hingga saat ini pihak RSUD Bantaeng belum memberikan jawaban yang jelas, terkait pasien H (36) di alih rawat ke RSUD Jeneponto.

“Sampai saat ini pihak RSUD Makkatutu Bantaeng, belum memberi jawaban apa alasannya sampai dirujuk ke RSUD Jeneponto,” pungkasnya.

Sebelumnya, Tim Gugus Tugas Penanganan Covid-19 Jeneponto mendeteksi seorang pasien Obgin di Rumah Sakit Prof Dr Anwar Makkatutu, Bantaeng.

Sebelum menjalani operasi SC pasien tersebut telah dilakukan pemeriksaan Rapid Test Covid-19 dan hasilnya reaktif sehingga pelaksanaan operasi berlangsung dengan menggunakan alat pelindung diri (APD) sebagai pencegahan covid-19.

(Joko/Zhoel).