Bantuan Yang Dijanjikan Tak Direalisasikan Sepenuhnya, Bupati Aa Umbara Mengaku Kecewa Terhadap Pemprov Jabar

Spread the love

KBB | NUANSAREALITANEWS.COM,-Memasuki hari ke-3 pemberlakuan karantina tersebut, bantuan pangan (makanan) yang dijanjikan Tim Gugus Tugas Penanganan Percepatan (GTPP) Covid-19 Jawa Barat kepada 250 Kepala Keluarga (KK) tidak sepenuhnya direalisasikan.

Bupati Bandung Barat, Aa Umbara Sutisna mengatakan, pihaknya mengaku kecewa terhadap Pemprov Jabar. Hal tersebut lantaran bantuan yang dijanjikan berupa makan tidak direalisasikan sepenuhnya.

“Pada rapat kemarin bersama satgas Gugus Tugas Covid-19 Jabar, bahwa semuanya akan ditanggulangi oleh pihak Provinsi Jawa Barat,”kata Umbara di Desa Tanimulya, Jumat
[5/6 14:26] Bang Samsul NR: Umbara menjelaskan, Pemprov Jabar rencananya akan memenuhi kebutuhan makan masyarakat yang terdampak karantina mikro di Desa Tanimulya Kecamatan Ngamprah selama 14 hari kedepan.

“Sebanyak 735 warga Desa Tanimulya yang terdampak. Sebelumnya dijanjikan akan diberikan bantuan berupa makan 1 hari 3 kali. Namun, realnya ternyata hanya 235 orang. Itupun makannya 1 kali,”jelasnya.

Ia menegaskan, untuk memenuhi kebutuhan warga Tanimulya pihak Pemkab Bandung Barat masih mampu mengcover dengan dana penanganan COVID-19 yang disediakan Pemkab Bandung Barat.

Umbara menyebut, dengan kondisi seperti saat ini Pemkab Bandung Barat merasa kecewa. Hal tersebut lantaran pihaknya merasa khawatir dengan kondisi kebutuhan warganya yang tidak tercover.

Seperti diketahui, sebanyak 735 warga Desa Tanimulya yang terdampak. Mereka dijanjikan akan diberikan bantuan berupa makan 1 hari 3 kali oleh gugus tugas Pemprov Jabar. Namun, realnya ternyata hanya 235 warga yang mendapat jatah tersebut itupun 1 kali makan.

Sehingga pihak Desa Tanimulya pun berinisiatif menggalang dana untuk menutup kekurangannya.

(Syam)

Related posts