Berhasil Kendalikan Capaian Makro, Wakil Ketua DPRD Padang Pariaman Apresiasi Sinergitas Eksekutif dan Legislatif

Spread the love

Padang Pariaman, Nuansarealitanews.com– Bupati Padang Pariaman, Sumatera Barat Drs. Ali Mukhni menyampaikan pencapaian makro Padang Pariaman pada acara sidang paripurna DPRD nota penjelasan LKPJ 2019, Selasa (2/6/2020).

Dimana Bupati menyebutkan pendapatan perkapita dari 49,94 juta meningkat jadi 51,2 juta pada 2019. Sedangkan jumlah penduduk miskin berkurang dari 8,04 persen menjadi 7,1 persen pada saat ini.

“Sedangkan Indeks Pembangunan Manusia (IPM) meningkat dari 69,71 menjadi 70,59. Angka pengangguran terbuka turun dari 6,9 persen menjadi 5,97 persen,” ucap Bupati.

Menurut Bupati Padang Pariaman Drs. Ali Mukhni jumlah data dimaksud pihaknya sudah berhasil mengendalikan capaian indikator kinerja makro dan pemerintahan Padang Pariaman berada pada jalur yang benar.

Wakil Ketua DPRD Padang Pariaman Aprinaldi mengapresiasi sinergitas eksekutif dan legislatif yang berhasil mengendalikan capaian makro tersebut.

“Untuk sekarang dunia sedang diuji dengan adanya pandemi Virus Corona (Covid-19). Sinergitas legislatif dan eksekutif tidak hanya diperlukan dalam pembangunan tapi juga dalam mitigasi Virus Corona (Covid-19),” sebut Aprinaldi.

Aprinaldi menyebut semua anggota DPRD Padang Pariaman menyumbangkan semua tunjangan hari raya untuk penanganan Wabah Virus Corona (Covid-19).

“Di samping itu, pokok pikiran dewan juga diarahkan untuk hal tersebut. Insya Allah dengan kebersamaan eksekutif, legislatif dan seluruh stakeholder lainnya beserta masyarakat, kita tekan penyebaran Covid-19,” sambung mantan Ketua KONI Padang Pariaman ini.

Disaat memasuki New Normal pada 8 Juni mendatang, ia berharap ekonomi Padang Pariaman kembali bangkit karena sejumlah sektor mulai dibuka secara bertahap.

“Yang dikatakan New Normal bukan berarti mengabaikan Wabah Virus Corona (Covid-19) tapi bagaimana kita tetap beraktifitas dengan tetap mengendalikan wabah ini dan hidup dengan standar baru sesuai dengan standar protokol kesehatan,” katanya. ( Ham )

Related posts