Dalam Hitungan Jam, Jalan Protokol Kijang Kota Bintan Timur Terendam Banjir

Spread the love

Nuansarealitanews.com, Bintan – Jalan protokol simpang tiga lampu merah yang berada dekat Rumah Sakit tidak bisa dilewati bila hujan deras turun.

Berdasarkan pantauan Nuansarealitanews.com rabu lalu (17/6/2020) ada beberapa titik lokasi rawan nanjir di seputaran Kijang Kota, Kecamatan Bintan Timur.

“Kirain tadi tidak dalam dan bisa lewat bang.” kata salah satu pengendara usai mendorong motornya mogok ditengah genangan air.

“Ditengah genangan air kita terobos bersamaan dari depan mobil juga lewat, jadi tempias air sempat tenggelam karena lajunya mobil tersebut.” tambahnya ketika ditanyakan namanya enggan dipublis.

“Jalan protokol macam kolam berenang bang disini kalau hujan deras turun dalam hitungan jam. Tolonglah pemerintah daerah bisa mengatasi ini karena ini fasilitas umum dan masyarakat sudah bayar pajak. Jangan jadi pembiaran saja.” keluhnya dan pergi kembali mendorong motornya menuju bengkel terdekat.

Kamis (18/6/2020) bersama dengan rekan wartawan lainnya, Nuansarealitanews.com menyambangi Kantor Camat Bintan Timur.

Benar, bila hujan deras turun, di kijang Kota selain jalan protokol tersebut ada tiga titik lokasi rawan banjir. Demikian disampaikan Sofyan, Camat Bintan Timur, ketika ditemui do ruang kerjanya.

Adapun tiga titik lokasi rawan banjir yakni Kampung Kolam, Kampung Pisang dan Kuala lumpur Kelurahan Kijang Kota.” papar Sofyan yang didampingi Subianto, Sekretaris Camat Bintan Timur.

Ketika ditanyakan sudah sejauh mana pihak Kecamatan dalam upaya mengatasi banjir tersebut, Sofyan mengatakan sudah disampaikan terkait hal ini ke dinas terkait.

“Bahkan kita (Kecamatan) bersama Badan Penanggulangan Bencana Daerah Kabupaten Bintan sudah turun langsung ke lokasi titik banjir.” terangnya.

Dan dari hasil pertemuan dengan BPBD Bintan usai turun lokasi, disepakati bersama akan diteruskan melalui rekomendasi dari BPBD Bintan ke dinas, jelasnya.

Dalam pertemuan tersebut Subianto, Sekcam Bintan Timur menambahkan, tujuan turun langsung ke lokasi titik banjir bersama BPBD Bintan yakni guna mengetahui faktor apa saja yang menyebabkan dalam beberapa jam sudah banjir sehingga tidak bisa dilewati.

“Dan hasil dari temuan penyebab banjir tersebut menjadi catatan dan bahan rekomendasi melalui BPBD Bintan.” punkasnya.

“Nantinya selain rekomendasi dari BPBD, juga kita (Kecamatan) juga mengirim surat resmi ke Bupati Bintan melalui dinas terkait, agar apa yang menjadi keluhan masyarakat dan pengguna jalan dapat segera teratasi.” Tutup Sofyan mengakhiri.

Terkait hal tersebut, tentunya ini perlu kesigapan dinas terkait serta perhatian pemerintah sehingga dapat teratasi bukan menjadi tontonan belaka. Kenapa demikian? Karena ini bukan baru terjadi banjir di lokasi
yang sama, melainkan sudah terjadi beberapa tahun lalu.

(Hasugian) BINTAN.

Berita Sebelumnya