Kapolres Kota Langsa Ungkap Kasus Pembunuhan Nurita

Spread the love

Kota Langsa, Aceh | NUANSAREALITANEWS.COM, – Setelah bebarapa tahun menyelidiki, akhirnya Jajaran Polres Langsa di bantu Polda Aceh berhasil mengungkap kasus pembunuhan terhadap korban almarhum Nurita seorang ibu rumah tangga warga dusun Kloneng Gampong Seunebok Punti Manyak Payed Aceh Tamiang yang ditemukan tidak bernyawa, Selasa, (10/12/2020) sekira pukul 14.00 wib di Alur Parit Gampong Batee Puteh Kota Langsa.

“Pengungkapan ini tidak terlepas dari kerja keras gabungan Tim Sat Reskrim Polres Langsa dan Ditkrimum Polda Aceh beserta Kanit Intel Polsek Langsa Timur” Demikian ungkap, Kapolres Langsa AKBP Giyarto,SH,SIK melalui Kasat Reskrim Iptu Arief S Wibowo,SIK, kepada wartawan, Rabu, (03/06/2020).

Menurutnya, dalam proses pengungkapan kasus pembunuhan tersebut, kita berhasil mengamankan dua pelaku masing-masing, SU (38) warga Dusun Cinta Masa Gampong Benteng Birem Bayeun Aceh Timur dan yang kedua, IW (46) IRT warga Dusun Cinta Masa Gampung Benteng kecamatan Birem Bayeun kabupaten Aceh Timur.

Selanjutnya, adapun kronologis pembunuhan tersebut, pertama sekali ditemukannya sosok mayat perempuan, Selasa, (10/12/2019) sekira pukul 14.00 wib di Alur Parit Gampong Batee Puteh kecamatan Langsa Lama pemerintahan Kota Langsa.

Usai ditemukan seorang mayat perempuan tanpa identitas dengan kondisi terlentang dan badan yang sudah membengkak dan rambut dikepala sudah rontok dan bekas luka tusukan di bagian leher dan dadanya.

Kemudian setelah dilakukan olah TKP dan visum diketahui bahwa korban tersebut bernama Nurita (43), IRT, alamat Dusun Kloneng Desa Seunebok Punti kecamatan Manyak Payed kabupaten Aceh Tamiang.

Selanjutnya, setelah dilakukan penyelidikan, Senin, (01/06/2020) sekira pukul 15.00 Wib di Gampong Lhok Banie Kecamatan Langsa Barat Kota Langsa, berhasil dilakukan penangkapan terhadap pelaku tindak pidana pembunuhan terhadap Alm Nurita.

” kita berhasil menangkap dua orang pelaku yaitu tersangka SU dan Isterinya IW ” ujar Kasat Reskrim.

Kemudian dari hasil pemeriksaan terhadap dua orang tersangka, diketahui bahwa perbuatan pembunuhan tersebut dilakukan oleh tersangka SU, Kamis, (05/12/2019) sekira pukul 19.30 di Gampong Baroh Kecamatan Langsa Lama Kota Langsa.

Sementara isteri pelaku IW juga ikut membantu tersangka dalam melakukan pembunuhan tersebut dimana, Kamis, (05/12/2019) sekira pukul 19.30 menelpon almarhum Nurita untuk diajak ketemu, katanya ada urusan sedikit.

Kemudian tersangka SU dan IW menunggu almarhum Nurita di di Gang Makmur Dusun Bale Manggis Kecamatan Langsa Lama pemerintahan kota Langsa.

Dalam waktu yang tidak berapa lama kemudian Nurita tiba dilokasi dan menjumpai kedua tersangka, selanjutnya bersama sama dengan kedua tersangka dibawa menuju Gampong Bate Puteh Kecamatan Langsa Lama Kota Langsa, dengan menggunakan sepeda motor milik Nurita, dengan posisi tersangka SU yang mengendarai, dan di belakang nya tersangka IW dan di belakangnya lagi Almarhum Nurita.

Dan setiba di lokasi Gampong Bate Puteh Kecamatan Langsa Lama Kota Langsa, tersangka IW berbincang dengan Almarhum Nurita, dan pada saat itulah tersangka SU memukul kepala Nurita dengan menggunakan kayu yang telah tersangka sediakan sebanyak satu kali.

Akibat pukulan tersebut, membuat almarhum Nurita jatuh terduduk, dikarenakan tersangka IW mengatakan “nanti hidup lagi bang” kemudian tersangka SU kembali menikam/menusuk korban dengan menggunakan pisau yang telah dipersiapkan nya sebelumnya sebanyak empat kali dibagian leher dan dada.

Usai membunuh tersangka IW mengambil semua perhiasan milik korban, kemudian tersangka SU memeriksa detak jantung korban dan memastikan sudah meninggal barulah tersangka SU menguburnya ditempat kejadian tersebut dengan menggunakan lam dan cangkul dodos yang telah tersangka persiapkan dua hari sebelumnnya.

Dan untuk mengorek tanah menguburkan korban dengan kedalaman lebih kurang 40 Cm, setelah itu tersangka SU dan tersangka IW pergi dari lokasi dengan mambawa barang milik korban berupa, emas berbentuk cincin satu buah, gelang 1satu buah, kalung satu buah, satu unit hand Phone Merk Samsung Warna Putih dan satu unit sepmor Honda Beat warna putih.

Dan untuk saat ini pelaku tersebut dibawa dan diamankan ke Polres Langsa guna dilakukan proses penyidikan lebih lanjut. Dan atas perbuatan pelaku tersebut disangka melakukan tindak pidana menghilangkan nyawa orang lain / pembunuhan sebagaimana dimaksud dalam Pasal 340 jo 365 ayat 4 yo 338 KUHP pidana.

Pada saat di amankan pelaku telah ditemukan barang bukti berupa, satu unit Hend Phone merek samsung galaxyi prime SM- G530H warna putih (milik korban), satu buah pisau yang bergagang kayu ( milik pelaku untuk menusuk korban ), dan satu unit hend Phone warna hitam merek nokia milik pelaku untuk menghubungi korban.

Dan saat dilakukan pengembangan barang bukti milik korban ditemukan berupa, satu unit sepeda motor Merk Honda Baet warna putih les biru tahun 2019, Noka MH1JFZ138KK202019 Nosin JF21E3224908 nopol BL 3802 FAC( STNK BL 6623 UAC )( milik korban ), satu unit Sepeda motor Merk Zupiter warna hitam BL 6636 DAG ( milik pelaku hasil dari penjualan barang milik korban ) dan sepuluh gram emas (milik korban) yang telah dilebur. (Zainal).

Berita Sebelumnya