MENSOS TINJAU PENYALURAN BST DI KABUPATEN GARUT

Spread the love

Garut, Nuansarealitanews.com,-Sebanyak 60.454 Kepala Keluarga penerima manfaat (KPM) Menerima Bantuan Sosial Tunai (BST) dengan nilai bantuan Rp.107.695.200.000 setiap KPM akan menerima senilai Rp.600.000, selama tiga tahap hingga Juni. Namun BST akan terus berlanjut hingga bulan Desember dengan nilai sebesar Rp.300.000.

Menteri Sosial Juliari P. Batubara meninjau penyaluran Bantuan Sosial Tunai (BST) bagi warga terdampak COVID-19 di Kabupaten Garut Provinsi Jawa Barat, Jumat, (19/6/20).

Mensos bersama rombongan memeriksa penyaluran BST di Kantor Pos Bayongbong, Kecamatan Bayongbong, Kabupaten Garut. Mensos juga berdialog dengan warga penerima bantuan.

“Hari ini adalah penyaluran BST dari Kemensos. Bantuan ini akan berlanjut sampai Desember, tapi mohon maaf nilainya akan berkurang,” kata Mensos.
Berdasarkan hasil pantauan, penyaluran bansos berjalan lancar, untuk KPM lansia dan sakit, petugas kantor pos berinisiatif menjemput ke rumah.
Dalam kesempatan itu, Mensos juga meninjau kios Warung KUBE Berkah Juang di lokasi yang sama. Warung KUBE melayani transaksi bansos pangan dan pembayaran nontunai lainnya. Di antaranya pembelian pulsa, tiket pesawat, dan tiket kereta api.

Ia mengapresiasi kesiapan dan kerja sama petugas dari PT Pos, BNI, dan pemerintah daerah dalam memfasilitasi penyaluran BST. “Terima kasih kepada semua pihak yang telah membantu kelancaran distribusi bansos,” katanya.

Di Kecamatan Bayongbong terdaftar sebanyak 2.467 KPM dan 98,88 persen BST sudah tersalurkan.
Pada kesempatan itu, Mensos meminta pemda terus memperbaiki data penerima bantuan sehingga tidak ada masyarakat terdampak pandemi yang belum terjangkau bantuan.

Kemensos terus memperkuat upaya agar penyaluran BST berjalan optimal. Di Kabupaten Garut terdapat 60.453 KPM yang menerima BST dengan nilai bantuan sebesar Rp107 miliar. Untuk Provinsi Jawa Barat terdaftar sebanyak 1.091.213 KPM dengan nilai sebesar Rp2 triliun lebih.

(Bang Nas)

Related posts