Pembukaan Klinik Rehabilitasi Korban Narkotika, Yayasan Rumah Sembilan Gelar Tasyakuran

Spread the love

MOJOKERTO | NUANSAREALITANEWS.COM,-Yayasan Rumah Sembilan mengelar tasyakuran pembukaan klinik rehabilitasi korban Narkotika yang berada di Lereng Gunung Penangungan Desa Kesemen Kecamatan Ngoro, Mojokerto, Jatim. Minggu 14 Juni 2020 Sore.

Ketua Yayasan Rumah Sembilan Johanes mengatakan,” panti rehabilitasi ini kedepanya akan dijadikan tempat rehab terbesar di Asia. Rumah rehabilitasi ini akan menampung para pecandu Narkotika dari kalangan manapun yang datang ke tempat ini. Pasien yang ada di panti rehab ini akan ditangani sampai sembuh oleh ahli yang eksis di bidangnya masing masing,” ujarnya.

“Visi misi rumah rehab ini adalah membuat bangsa dan negara kita bebas dari narkoba, Rumah Sembilan ini melakukan rehab sosial, memakai sistem Bio pysyco social serta menangani masalah prilaku dan proteksi dan endingnya adalah membuat masyarakat Indonesia iniampu berkata tidak pada Narkoba,” tambahnya.

Sebagai Kepala Pelaksana Yayasan Rumah Sembilan Kompol Juwari mengatakan,” Rumah sembilan ini akan bersinergi dengan tokoh tokoh masyarakat, Kepolisian dan BNN pusat. Yayasan sembilan akan menerima siapa saja yang datang akan kita tampung dan kita terima dengan baik,” tuturnya.

Di tempat yang sama, Anton selaku Kades Kesemen menyatakan bangga dengan berdirinya Panti Rehabilitasi di Desa Kesemen, Kecamantan Ngoro, dan tidak akan jauh jauh kalau ada warga masyarakat yang jadi korban narkoba khususnya warga Ngoro. Alhamdulillah sekarang telah berdiri panti rehabilitasi sosial di desa kesemen. Anton berharap, masyarakat tidak malu untuk mengakui jika anggotakeluarga ada yang jadi korban atau pemakai narkoba, dan segera datang ketempat ini.

Dalam acara ini hadir pula Anggota BNN, Tokoh masyarakat, perangkat desa setempat dan hadir pula LSM Laskar Merah Putih markas Cabang Mojokerto.

(HA)

Berita Sebelumnya