Views : 1038

Program Penggemukan Domba Berstandar Ekspor

Spread the love

Garut | NUANSAREALITANEWS.COM,-Pengirimaan bibit domba garut ke Kabupaten kuningan dalam programa penggemukan domba berstandar ekpor yang bekerja sama antara Koperasi Peternak Indonesia Cita Berdikari KP ICB dengan BPR kuningan Dan peternak kuningan, Garut Margawati (12/06/2020).

Menurut Roni Paslah sebagai supliyer bibit domba garut mengatakan,

“Domba yang di kirim ke kabupaten kuningan ini, kami berikan bibit domba pilihan berkualitas baik dari garut,” kata Roni.

Untuk memenuhi kebutuhan program penggemukan domba di jawabarat menurut roni

“Bibit domba garut yang sudah di kirim 2 ribu ekor, tujuan utama pengambilan domba dari garut adalah untuk memajukan para peternak garut Karena market nya yang begitu besar hampir 15 ribu domba,” ungkapnya.

Domba yang akan di pelihara dari beberpa Kabupaten di jawa barat meliputi Kabupaten Kuningan, Garut, Tasikmalaya, Sukabumi, Cirebon dan rencana ke Kabupaten Bandung serta Kabupaten Bandung Barat.

“Alhamdulillah saya sudah kerja sama dengan pengumpul domba garut di seluruh pelosok garut, Margawati, Bungbulang Sela awi dan yang lainnya,” tambah Roni.

Sementara di lansir dari media www.rekamjejak.co.id/2020/06/ tentang isu keterlambatan pengiriman domba ke Kabupaten Kuningan, Boyke sebagai Konsultan membahas tentang isu domba yang belum terkirim di kabupaten Kuningan. Salah satu berita media yang menyebutkan bahwa domba belum terkirim sangat menyudutkan peternak dan cenderung fitnah karena domba sudah terkirim beserta pakan.

Boyke yang merupakan konsultan legal perusahaan ketika di konfirmasi menyayangkan berita simpang siur tersebut padahal kita selalu komunikasi baik dengan Bupati maupun dengan BPR. Boyke yang juga masih saudara dengan menko Kemaritiman, Luhut Binsar Panjaitan menjelaskan bahwa komunikasi dengan pemerintah daerah dalam hal ini Bupati Kuningan dan BPR Kuningan terus dilakukan dan sudah ada kesepakatan bersama soal kerjasama tersebut.

“Jadi aneh saja kalau ada oknum yang mengatakan domba belum terkirim dan hanya pakan saja. Boyke melanjutkan hampir tiap hari dia memantau pergerakan pengiriman Domba ke kabupaten Kuningan masuk termasuk dari Garut,” ujar Boyke.

Bahwa Walaupun masih dalam pandemi covid kami tetap konsisten dalam pengiriman dan pengadaan domba tersebut, Beberapa daerah melakukan PSBB dan itu menyulitkan kami untuk masuk ke wilayah PSBB dan itu yang menyebabkan terlambatnya pengiriman domba ke kuningan.

(Dewa)