Dana BLT Desa Pangkat Diduga Dipakai Bayar Rentenir Oleh Kades, Masyarakat Terancam Tak Mendapatkan BLT !

Spread the love

BANTEN. NUANSAREALITANEWS.COM,-Warga Kecamatan Jayanti, Kabupaten Tangerang yang terdampak Covid-19 terancam tidak akan mendapatkan BLT DD, Kamis 23 Juli 2020 19.00 wib.

Pasalnya, dana tersebut diduga digunakan kepala desa untuk membayar hutang ke rentenir. Akibatnya, hingga sekarang bantuan tersebut belum disalurkan kepada masyarakat.

Salah seorang warga Kabupaten Tangerang, yang enggan disebutkan namanya menuturkan, dirinya dihubungi Kepala Desa Pangkat untuk meminjam uang karena uang bantuan langsung tunai (BLT) untuk masyarakat terdampak Covid-19 sebesar Rp 165 juta bersumber dari Dana Desa telah diambil oleh rentenir yang berinisial DAV untuk membayar hutang Kepala Desa.

“Jadi Kepala Desa Pangkat pusing untuk mengganti uang Bantuan itu kang, Total Dana Covid-19 yang diambil rentenir itu sebesar Rp 165 juta, tapi saya tidak tahu apa itu bantuan tahap satu atau tahap dua,” singkatnya saat menghubungi.

Sementara itu, Camat Jayanti CR Inton membenarkan, bantuan langsung tunai (BLT) bersumber dari Dana Desa di Desa Pangkat, Kecamatan Jayanti sampai sekarang belum disalurkan oleh Kepala Desa.

Menurutnya, dirinya sudah mengirimkan peringatan pertama hingga peringatan ketiga kepada Kepala Desa Pangkat untuk menyalurkan bantuan untuk masyarakat terdampak Covid-19 tersebut. Namun hingga saat ini belum juga disalurkan.

“Karena peringatan pertama hingga ketiga tidak digubris oleh Kepala Desa Pangkat. Akhirnya saya laporkan persoalan setelah diintogerasi oleh pihak kepolsian. Kepala Desa pangkat mengakui bahwa benar uang nya sudah dipakai untuk membayar hutang kepada rentener jawab kepala Desa pangkat .

Camatjayanti CR Inton juga sudah melaporkan juga persoalan ini keBupati Tangerang dan Inspektorat Kabupaten Tangerang,” kata CR Inton saat dikonfirmasi melalui telepon.

CR Inton mengaku, tidak mengetahui kemana uang bantuan masyarakat terdampak Covid-19 sebesar Rp 165 juta di Desa Pangkat tersebut. Yang pasti, CR Inton berharap, Kepala Desa Pangkat agar segera menyalurkan dana bantuan tersebut.

“Saya tidak mau tahu dana kemana. Saya hanya berharap dana bantuan itu segera disalurkan, kasihan masyarakat terdampak Covid-19,” tegasnya.

Sayangnya, hingga berita ini ditayangkan Kepala Desa Pangkat Ahmad Judin belum merespon telepon wartawan. Meskipun beberapa kali dihubungi.

Begitupun dikirim pesan WhatsApp, Ahmad Judin belum merespon. wartawan masih berusaha untuk konfirmasi ke Ahmad Judin.

Di tempat terpisah, KETUA UMUM LSM GERHANA INDONESIA INUAR GUMAY ketika dimintai komentar oleh awak media mengatakan dengan lantang,”Siapa pun yang korupsi BLT harus dihukum seberat berat nya, sesuai intruksi presiden,” ujarnya.(Andi)