Gubernur JATIM Khofifah Mengunjungi Pesantren Tangguh Di Ponpes Amanatul Ummah Pacet Mojokerto

Spread the love

MOJOKERTO | NUANSAREALITANEWS.COM,~Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa mengunjungi Pondok Pesantren Besar di Mojokerto, PP Amanatul Ummah Kembangbelor Pacet Mojokerto, untuk melihat kesiapan pusat Pendidikan ini, dalam menyambut kedatangan santri pasca pemulangan akibat wabah Covid-19. Selasa 28/07/2020.

Alhamdulillah Kiai Asep Saifuddin, beserta Jajaran pengurus Pondok Pesantren Amanatul Ummah menerima kami dan menyampaikan paparan terutama terkait bagaimana penyiapan Pesantren Amanatul Ummah sebagai pesantren yang bersih, sehat dan pesantren yang bisa jaga santri dari kemungkinan penularan covid-19, ini pesantren tangguh,” bisa saja kita akan memakai masker samapai 3 Tahun lagi, Kenapa ??? karna vaksinnya belum diketemukan, kata Khofifah Indar Parawansa,

Dalam kunjungan kali ini, Gubernur mengajak pesantren untuk berkoordinasi terkait penyelenggaraan Pesantren Tangguh. Pesantren yang tetap menjadi pusat belajar sekaligus tetap menjaga para santri aman dari penularan Covid-19. “Koordinasi sangat penting untuk kelancaran proses belajar di pesantren meskipun di tengah Covid-19,” kata Khofifah.

Pesantren Amanatul Ummah saat ini sudah menyiapkan protokol kesehatan menyambut santri di tengah pandemi Covid-19. Mulai dari penyiapan protokol penyediaan lumbung pangan hingga protokol masak-memasak untuk santri yang mengharuskan koki mengenakan face shield dan masker serta bersarung tangan.

Dalam sambutanya Kiyai Asep Syaifuddin Chalim, Mengucapkan terimakasih atas kehadiran Ibu Gubernur. Serta meminta selesai acara ini Ibu Khofifah Indar Parawansah, Untuk meresmikan Asrama Gunung Jati yang terletak di Komplek Pondok Pesantren Amanatul Ummah, Serta berpesan pada para Undangan, Untuk selalu menjaga kebersihan, Jangan lupa menggunakan hand sanitizer, cuci tangan serta tetap jaga kesehatan.

Sementara itu Muhammad Albara (GUS BARA)Yang Juga Bacawabup Mojokerto Dalam sambutanya sebagai Ketua Yayasan Pondok pesantren Amanatul Umah, Pacet Mojokerto. Mengungkapkan tidak akan ada persoalan Miskipun berapa besar jumlah santri, asal protokol kesehatan dijalankan dengan benar, seperti menyediakan tempat cuci tangan lengkap dengan sabun, memeriksa kesehatan santri dan tetap menjaga jarak. (Har)