Sudah Diberi Sangsi Tidak Boleh Beroperasi, PT PKS PCR Masih Berjalan, Siapa Di Balik Layar?

Spread the love

BENGKALIS | NUANSAREALITANEWS.COM,-Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Bengkalis ternyata sudah menerbitkan dokumen “Sanksi Administratif” kepada pihak perusahaan Pabrik Kelapa Sawit Permata Citra Rangau (PKS PT. PCR) yang berada di wilayah Kelurahan Talang Mandi, Kecamatan Mandau, Kabupaten Bengkalis, Propinsi Riau.

Saat awak media konfirmasi kepada pihak Dewan ( Rianto ) mengatakan,”masalah itu bang tergantung DLH, karena masalah sangsi terkait temuan limbah, DLH yang ada kewenangan, dewan sifat nya seperti yang sudah disampaikan ketua Komisi 2 pada berita sebelum nya,” tuturnya.

Selanjutnya awak media melanjutkan konfirmasi kepada pihak DLH melalui sambungan WhatsApp hari Senin 20-07-2020 yang mengatakan,” selamat siang pak Salam sejahtera untuk Bapak, kami dari DLH sudah memberikan sanksi paksaan pemerintah kepada PT. PCR
diberi waktu 60 hari untuk memperbaiki kinerja IPAL. Dan kami juga menekankan kepada pihak PT PKS PCR untuk melakukan pemeriksaan uji laboratorium yang di kolam outfool kolam 15 dan melaporkan ke DLH untk mengetahui air limbah apakah sudah memenuhi standar (baku mutu),” singkat nya.

Perusahaan PKS PT. PCR tersebut sudah pernah menerima sanksi-sanksi administratif dari Pemkab Bengkalis melalui DLH nya pada awal tahun 2018 lalu tapi hanya sebatas pemberitaan dan pihak DLH baru ini memberikan sangsi kepada pihak PT PKS PCR.

Hingga berita ini diterbitkan, Kami masih berupaya mengkonfirmasi pihak PT PKS PCR.

Bersambung…!!

(GuL)