Aliansi Masyarakat Tellulimpoe Tuntut Kepala Puskesmas Mannanti dan Lappae Dicopot Dari Jabatanya !

Spread the love

SINJAI | NUANSAREALITANEWS.COM,-Pandemi covid-19 yang berdampak di seluruh dunia menjadi momok menakutkan bagi masyarakat dunia.
Hal ini yang mengetuk hati para pemuda yang tergabung dalam Aliansi Masyarakat Tellulimpoe turun aksi, Jum’at 7 Agustus 2020. Aksi ini menuntut kepala puskesmas Mannanti dan Lappae dicopot dari jabatannya.

Andi Ashari selaku koordinator lapangan dalam aksinya menyampaikan bahwa
“aksi ini adalah aksi kemanusiaan aksi yang turun dari dorongan hati tanpa ada intervensi dari pihak mana pun, karena mengingat puskesmas Lappae dan Mannanti dinilai gagal dalam sosialisasi dampak covid-19 yang membuat resah dan gelisah masyarakat, “ungkapnya.

Andi Ashari juga menyampaikan bahwa
“apabila aksi ini tidak diindahkan dalam jangka waktu 3 kali 24 jam maka kami akan bawa aspirasi ini ke DPRD”Tegasnya.

Dalam aksi ini koordinator lapangan bersama para peserta membentang spanduk guna wadah tanda tangan sebagaai solidaritas untuk dicopot nya dua KAPUS itu dari jabatannya .

“Tanda tangan ini bertujuan sebagai bentuk solidaritas antara pemuda dan masyarakat tentang penolakan kepala puskesmas Mannanti dan Lappae agar tidak kembali dan dicopot dari jabatannya “kuncinya.

Aksi ini berlangsung di tiga titik yakni, depan puskesmas Mannanti, pasar Mannanti dan berakhir di Kantor Kecamatan Mannanti serta diterima untuk berdialog oleh Kepala Dinas Kesehatan Sinjai.

Peserta sidang meminta dengan tegas agar pihak terkait segera mengambil tindakan agar mencopot kepala puskesmas terkait.

Di tempat yang sama, kepala dinas kesehatan Kabupaten Sinjai drg. Fariani Irfani yang menyempatkan diri hadir menerima aspirasi Aliansi Masyarakat Tellulimpoe dan menjawab pertanyaan peserta sidang tentang pencopotan kepala puskesmas.

“kami tidak serta merta melakukan pemecatan karena ada pihak yang lebih berhak akan hal”,yang bisa kami lakukan hanya mengevaluasi”ungkapnya.

Audiens ini juga dihadiri oleh wakil ketua satu DPRD Kabupaten Sinjai yang dikawal oleh aparat kepolisian sehingga aksi dan audiens ini berjalan lancar dan terkendali.

(Randi/Said/Tim)