INILAH ALASAN PEMUDA SINJAI TENGAH YANG LEBIH MEMILIH TERJUN DALAM DUNIA BISNIS PETERNAKAN AYAM KAMPUNG LOKAL

Spread the love

SINJAI .| NR |Dalam menanggulangi masalah pengangguran seorang pemuda Sinjai Tengah mendirikan sebuah usaha peternakan ayam kampung. Mengingat bahwa tingkat permintaan ayam kampung yang jauh lebih meningkat dibanding dengan ayam Broiler atau yang sering dikenal dengan ayam potong. Hal inilah yang mendobrak seorang pemuda untuk terjun langsung dalam budidaya ayam kampung lokal.

Katakanlah di sulsel, sinjai misalnya, sebagian pemuda lebih cenderung menghabiskan waktu luangnya hanya dengan nongkrong dipinggiran jalan, padahal kegiatan seperti ini sangatlah tidak bermanfaat.

Berbeda dengan Fajar sapanya, salah satu mahasiswa akhir jurusan Peternakan di Salah satu perguruan tinggi swasta di kabupaten sinjai dan juga merupakan wartawan Nuansarealitanews.com saat diwawancarai di Kediamanya, Kamis 27 agustus 2020, menuturkan,”usaha peternakan ayam kampung sangatlah menjanjikan, pemeliharaanya pun mudah karena tingkat terserang penyakit terbilang sangat rendah dan obat-obatanya pun mudah diracik sendiri tanpa harus mengandalkan obat pabrikan,”Ungkap Fajar kepada tim NR

Tidak hanya itu, di peternakan ayam kampung milik Fajar juga menyediakan jasa pemotongan ayam kampung sesuai keperluan konsumenya

“Kebutuhan ayam kampung lokal tak hanya berfokuskan pada kualitas dagingnya saja, namun karena adat istiadat di sinjai tengah masih kental, sehingga hal ini juga memicu peningkatan permintaan ayam Kampung lokal,” tambahnya.
Di tempat yang sama Fajar juga berharap agar usaha nya lancar dan menjadi motifasi bagi anak muda

“Usaha peternakan ayam kampung ini diharapkan agar mampu mendobrak minat para pemuda sinjai tengah khusunya dan para pemuda di seluruh Kab. Sinjai umumnya untuk lebih memfokuskan diri dalam melakukan hal-hal yang jauh lebih bermanfaat. Selain it, usaha peternakan ini juga mengharapkan agar mampu menjadi lapangan pekerjaan bagi para pemuda daerah Sinjai Tengah dan juga mampu menjadi tempat belajar bagi adik-adik mahasiswa peternakan di Kab. Sinjai,” kuncinya.

(RED)