MANTAP ! BHABINKAMTIBMAS POLSEK BANTARUJEG POLRES MAJALENGKA POLDA JABAR, BERIKAN KUOTA INTERNET GRATIS KEPADA SISWA SD KURANG MAMPU

Spread the love

MAJALAENGKA | NR |Mahalnya kuota internet selama Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ) di masa pandemi Covid-19 ini, sangat dikeluhkan para orang tua siswa, karena hal ini, merupakan salah satu permasalahan utama yang bisa menghambat pembelajaran siswa.

Sedikitnya 8 (delapan) orang anak SDN Desa Wadowetan Kecamatan Bantarujeg Kabupaten Majalengka, kurang mampu untuk membeli kuota internet yang digunakan untuk proses belajar secara daring.

Mendengar Informasi tersebut Bhabinkamtibmas Polsek Bantarujeg Polres Majalengka Polda Jabar Brigadir Andri KP, SH langsung merespon dengan memberikan kuota internet untuk dipergunakan belajar daring oleh 8 (delapan) anak sekolah SDN Desa Wadowetan yang kurang mampu.

Sementara Kapolsek Bantarujeg AKP Nuryana mengatakan, yang dilaksanakan oleh anggota Bhabinkamtibmas ini, sebagai salah satu bentuk pelayanan kepada masyarakat yang diwujudkan oleh Polri.

“Kami sebagai pengayom, pelindung dan pelayanan masyarakat, siap membantu para pelajar yang mengalami kendala kuota atau keterbatasan ekonomi,” ungkap Kapolsek.

Ia menjelaskan, pemberian kuota internet gratis ini diharapkan bisa membantu sejumlah anak sekolah yang kurang mampu dalam mengerjakan tugas sekolah di rumah atau daring selama pandemi covid 19.

“Kalau melihat semangat belajar anak – anak ini, kami acungi jempol dan mendukung semangat belajar, dengan demikian kami berikan bantuan untuk membeli Kuota, agar dapat dipergunakan belajar Secara online dalam masa pandemi Covid-19,” ujar Kapolres.

“Semoga dengan adanya pandemi Covid-19 ini tidak menjadi penghalang bagi siswa-siswi pelajar untuk meraih prestasi,” ucap Kabid Humas Polda Jabar.

Kapolres Majalengka Polda Jabar menyatakan, pihaknya akan terus melakukan pemantauan bagi masyarakat khususnya pelajar yang kurang mampu serta membutuhkan kuota selama masih belajar di rumah atau belajar secara daring ini.

Kapolres Majalengka Polda Jabar AKBP Dr.Bismo Teguh Prakoso mengatakan bahwa pihaknya akan memerintahkan kepada Kapolsek Jajaran untuk Program Peduli Internet Gratis, khusus daerah Pegunungan yang jangkauan Internetnya sulit.

Penyediaan wifi di Polsek yang sudah terpasang salah satunya adalah di Polsek Talaga, sudah terpasang Wifi Gratis dilokasi SDN Desa Suniabaru Kecamatan Talaga.

Sejumlah warga dan Anak anak sekolah sudah mencoba jaringan wi-fi yang dipasang Kapolsek Talaga di pegunungan Blok Taman Baru, Desa Sunia Baru, Kecamatan Talaga yang cukup lama menantikan adanya jaringan telepon, sehingga akhirnya siswa SDN tersebut dapat menikmatinya.

“saya mengapresiasi kepada Brigadir Andri yang sudah memberikan Kuota Gratis kepada sejumlah anak di sekolah SDN yang kurang mampu, untuk belajar di rumah atau belajar secara daring” tutur Kabid Humas.

Kabid Humas Polda Jabar Kombes Pol.Erdi Adrimurlan Chaniago, S.I.K., M.Si menyatakan bahwa Fasilitas jaringan wifi Internet khususnya di Kecamatan Bantarujeg akan segera dipasang, Pihaknya sampai saat ini masih menyediakan tempat berikut fasilitasnya, agar siswa bisa belajar lebih nyaman lagi.

“Pendidikan di tengah wabah virus corona harus tetap berjalan meski harus dilakukan secara daring. Untuk mendukung semangat belajar anak-anak di Kecamatan Bantarujeg khususnya, saat ini bisa dilakukan pembelajaran dengan memanfaatkan fasilitas jaringan internet yang bakal disediakan”, ujar Kabid Humas.

Pasalnya Pendidikan untuk anak-anak di wabah virus corona ini sangat penting,” tambah AKBP Bismo. Nantinya, setiap siswa yang datang dan ingin mengakses fasilitas internet di Polsek Bnatrujeg, diwajibkan mengikuti protokol kesehatan. Siswa harus memakai masker dan mencuci tangan terlebih dulu.

“Banyak anak yang membutuhkan akses Internet untuk mengikuti belajar mengajar secara optimal ini, makanya kami mencoba untuk menyiapkan kebutuhan itu. Dengan adanya Wifi gratis di Polsek Bantarujeg ini diharapkan bisa meringankan beban siswa dalam proses mengikuti kegiatan belajar mengajar secara online, terlebih mereka yang berasali dari keluarga kurang mampu,” pungkasnya.

(Tony)