Pj Kepala Pekon Kaur Gading Diduga Lakukan Pungli!

Spread the love

Lampung — ( Nuansarealitanews.com) Warga mengeluhkan PJ kepala Pekon Kaur Gading Kecamatan Pematang Sawa Tanggamus yang diduga ada indikasi pungli terhadap warganya yang sedang membutuhkan surat pindah dari Lampung menuju ke pulau Jawa Karawang, Jum’at (28/08/2020).

Dugaan itu terlihat dari adanya indikasi pemungutan biaya untuk membuat surat pindah dari Pekon Kaur Gading menuju ke pulau Jawa Karawang dimintai biaya dana sebesar 300.000 terima beres.

Usman yang mau bikin surat pindah saat dikonfirmasi mengatakan awalnya saya mau bikin surat pindah ke pulau Jawa, kata pak Pj nanti saya nyuruh orang saya namanya Irfan setelah ketemu pak Irfan kata pak Irfan paling lama 1 minggu jadinya, jadi Pj sama pak Irfan minta dana 300.000 sampai selesai terima bersih.

Dalam janjinya satu minggu nyatanya hingga sekarang sudah 10 hari belum juga selesai, awal minta duit itu, pertamanya nelpon perempuanya pak Irfan itu istrinya atau bukan nggak tahu yang jelas begitu ditelepon istrinya itu nanya biayanya katanya 200.000 sekarang nggak tahu, “Kata Usman dalam keteranganya pada Nuansarealitanews.com.

Lanjutnya, nah setelah itu pak Irfan minta 200.000 tetapi belum sama poto kopi, lalu saya tambah 50.000 lagi jadi totalnya 250.000 dan di minta tambah lagi 50.000 ya saya tambah jadi semuanya total 300.000 ribu, kalau keberatan ya sangat keberatan bahkan lebih keberatan lagi di waktu enggak komitmen.”Keluhnya.

Selain itu bendera sang merah putih yang dipasang dikantor Pekon Kaur Gading yang sudah tidak layak dan robek seharusnya diganti ini tetap masih dikibarkan, hal itu terlihat jelas saat Nuansarealitanews.com berkunjung di kantor Pekon tersebut.

Sementara Pj kepala Pekon saat dikonfimasi terkait bendera merah putih yang sudah kusam robek tinggal separo itu, hanya diam dan menatap muka saja, artinya Pj kepala Pekon itu kurang paham tentang bendera merah putih itu sebagai lambang kemerdekaan. Bahwa itu sebagai sejarah Indonesia pada saat merdeka.(Syahroni)