Polres Kotim Inisiasi Untuk Pengobatan Korban KDRT

Spread the love

Sampit-Nuansarealitanews.com. – Polda Kalimantan Tengah – Polres Kotawaringin Timur- Perkembangan Penanganan perkara Penganiayaan / KDRT orang tua terhadap anaknya, Polres Kotim menginisiasi dilakukannya pengobatan lengan kiri korban yang diduga patah akibat penganiayaan yang dialaminya. (26/8/2020)

Penanganan Perkara KDRT yang dilakukan oleh seorang Ibu kepada anak kandungnya bersama-sama dengan pasangan laki-lakinya, telah mengkibatkan luka serius yang dialami oleh Korban LS (6 tahun) diantaranya adalah mengalami cedera patah pada bagian lengan kirinya akibat perbuatan teman laki-laki Ibunya, dan sekarang pelaku Ibu Korban yang bernama Yati dan pasangan laki-laki yang bernama Anto, telah diamankan oleh Polres Kotim dalam rangka Penyidikan atas perbuatan tindak Pidana yang mereka lakukan terhadap Korban.
Sesua dengan yang di jelaskan Kapolres Kotim Akbp. Abdoel Harris Jakin, S.I.K., M.Si dalam Press Release penanganan perkara (25/8/2020) bahwa selain dilakukannya proses sidik terhadap kedua Tersangka, kegiatan juga di fokuskan untuk memberikan pengobatan atas luka yang diderita Korban LS serta mengembalikan Psycologi Psikis Korban agar tidak trauma yang berkepanjangan atas perlakuan kekejaman yang telah dialaminya.

Sebagai kelanjutan untuk perawatan Korban LS yang juga mengalami defragsi tulang lengan kirinya sehingga juga memerlukan penanganan serius, namun dengan keterbatasan fasilitas kesehatan di kota Sampit sehingga untuk pengobatannya diluar daerah.

Dalam hal ini Polres Kotim menginisiasi dilakukannya Pengobatan terhadap korban LS, dengan merujuknya ke Palangka Raya, pada Kamis 26 Agustus 2020 sekitar jam 13.30 dari Guest House LSM Lentera Komp. Grand Akasia Jl. Tjilik Riwut km.3 Sampit, dengan didampingi Petugas Medis dari Ur Dokkes Polres Kotim besama-sama dengan Kakek, Bibi dan saudara sepupunya untuk menemaninya dengan fasilitas angkutan Ambulance Polres Kotim, Korban dirujuk dengan tujuan ke RS. Betang Pambelum Palangka Raya untuk bisa dilakukan perawatan ortopedi lengan Korban.

Korban LS yang waktu itu lengannya masih terbungkus perban sudah tampak ceria ketika di bimbing kakeknya dan Petugas Kepolisian Ur Dokkes Polres Kotim menuju ke Mobil Ambulance Polres Kotim, berpamitan kepada orang-orang yang ada ditempat tersebut sambil melambaikan tangan berpamitan serta meminta do’a untuk kesembuhannya.

Dalam keterangannya Kapolres Kotim Akbp. Abdoel Harris Jakin, S.I.K, M.Si melalui Kasat Reskrim Akp. Zaldy Kurniawan, S.H., S.I.K, M.H, bahwa “ Korban LS dirujuk ke RS. Betang Pambelum Palangka Raya untuk bisa mendapat perawatan ortopedi terhadap lenganya yang diduga patah akibat perbuatan Pelaku (orang tuanya), dalam pendampingan selain dari Urdokkes Polres Kotim ikut serta pula dari Pihak perwakilan LSM Lentera dan Dinas Pemberdayaan Perempuan Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk dan Keluarga (DP3APPKB), diharapkan dan mohon do’anya untuk kesembuhan Fisik dan kembalinya kesehatan Psichology Korban.” katanya. (Ariyanto/humas polres kotim)