oleh

Bawaslu Kota Binjai Tertibkan Alat Peraga Sosialisasi

BINJAI, SUMUT | nuansarealitanews.com,-
Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Kota Binjai menertibkan seluruh alat peraga Sosialisasi (APS) pasangan calon peserta Pemilihan Walikota dan Wakil Walikota Binjai 2020, Jumat (25/9).

Penertiban dilakukan dengan melibatkan tim gabungan dari Panitia Pengawas Kecamatan dan Panitia Pengawas Kelurahan, Satuan Polisi Pamong Praja (Sat-Pol PP), serta Personel TNI-Polri, yang disebar ke seluruh kecamatan di Kota Binjai.

Dalam kegiatan itu, seluruh alat peraga kampanye dan sosialiasi pasangan calon tidak resmi, berupa baleho, spanduk, poster, umbul-umbul, dan lainnya, diangkut dan diamankan di Kantor Satpol PP Kota Binjai.

Ketua Bawaslu Kota Binjai, Arie Nurwanto, mengaku, kegiatan tersebut dilakukan dengan menindaklanjuti Surat Nomor:304/K.Bawaslu-Prov.SU26/PM.00.02/IX/2020 tanggal 24 September 2020, tentang Pemberulitahuan Penertiban Alat Peraga Kampanye/Sosialisasi.

Menurutnya, penertiban dilakukan terhadap semua jenis alat peraga sosialisasi pasangan Calon walikota dan wakil. walikota Binjai, yang bukan difasilitasi Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Binjai.

Apalagi, sambung Arie, dalam waktu dekat KPU Kota Binjai akan memfasilitasi alat peraga dan bahan kampanye resmi bagi pasangan calon peserta Pemilihan Walikota dan Wakil Walikota Binjai 2020, sesuai standar jumlah dan ukuran yang diatur dalam Peraturan KPU RI.

“Jadi, selain sebagai upaya mematuhi regulasi Pilkada, penertiban alat peraga kampanye dan sosialiasi pasangan calon juga dilakukan demi menjamin azas keadilan pemilu dan terpeliharanya nilai estetika kota,” ungkapnya.

Dijelaskan Arie, penertiban alat peraga dan sosialisasi pasangan calon peserta Pemilihan Walikota dan Wakil Walikota Binjai 2020 dilaksanakan dalam satu hari di seluruh wilayah Kota Binjai dan akan berakhir hingga pukul 24.00 WIB.

“Jika sampai pukul 24.00 WIB ini masih ditemukan alat peraga kampanye dan sosialisasi pasangan calon peserta Pemilihan Walikota dan Wakil Walikota Binjai yang terpasang, maka kita akan surati Pemerintah Kota Binjai untuk menertibkannya,” pungkas Arie.
(Rangkuti/Red)

News Feed